Harry Maguire Jadi Biang Kekalahan Manchester United dari City pada Ajang Carabao Cup

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Manchester United harus merasakan pahitnya kekalahan usai bertemu Manchester City dalam laga babak semifinal Carabao Cup hari Kamis (7/1/2021) kemarin. Frank Lebouf mengatakan, ada dua biang keladi kekalahan tersebut, satu di antaranya adalah Harry Maguire.

Manchester United kalah dengan skor 0-2 meski bermain di markasnya, Old Trafford. Dua gol yang bersarang di gawang Dean Henderson dicetak oleh John Stones dan Fernandinho pada babak kedua.

Padahal, kenangan buruk yang disebabkan Manchester City masih membekas di benak Manchester United. Ya, mereka juga gagal mencapai babak final Carabao Cup musim lalu usai ditumbangkan klub asuhan Josep Guardiola tersebut.

Dengan ini, Manchester United sudah gagal mencapai babak final pada beberapa kompetisi sebanyak dua kali sejak awal tahun 2020. Selain di Carabao Cup, mereka juga tersingkir di babak semifinal Liga Europa musim lalu.

Kekalahan Manchester United baru-baru ini mengundang komentar dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari mantan pemain Chelsea, Frank Leboeuf. Ia menunjuk dua pemain yang dianggap sebagai dalang kekalahan MU.

Ia menunjuk kapten Manchester United, Harry Maguire, sebagai penyebab terciptanya gol pertama Manchester City. Leboeuf berkata kalau Maguire seharusnya bereaksi ketika bola menghampiri dirinya.

"Anda kebobolan karena melakukan kesalahan. Masalahnya, Manchester City tidak membuat kesalahan musim ini. Stones dan Ruben Diaz tampil dengan sangat fantastis," buka Frank Leboeuf saat berbincang dengan ESPN.

"Tidak demikian dengan Manchester United di mana gol pertamanya, saya ingin tahu apa yang Maguire akan katakan soal itu. Dia tidak bereaksi, bola menghampiri dirinya dan dia tidak bereaksi," lanjutnya.

Kesalahan Aaron Wan-Bissaka

Sementara untuk gol kedua, lanjut Leboeuf, disebabkan oleh kesalahan fatal yang dilakukan oleh Aaron Wan-Bissaka. Ia menilai kalau mantan pemain Crystal Palace tersebut salah dalam melakukan sapuan pada situasi sepak pojok.

Sapuan Wan-Bissaka jatuh tepat di kaki Fernandinho yang sudah menanti dari luar kotak penalti. Pemain asal Brasil tersebut kemudian melepaskan tembakan yang tak mampu dijangkau Dean Henderson.

"Gol kedua, hal pertama yang harus anda tahu saat menjadi bek adalah saat anda menyapu bola, jangan mengarahkannya ke tengah lapangan. Buang ke sisi lapangan. Wan-Bissaka mengarahkannya langsung ke kaki Fernandinho."

"Manchester City pantas meraih kemenangan. Manchester United menderita secara fisik karena mereka mengejar bola terus-menerus. Begitulah situasinya. Tim terbaiklah yang menang," pungkasnya.

Sumber: Metro

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Azis, published 8/1/2021)

Video