Harta Naik Rp35 M dalam 3 Tahun, Begini Rekam Jejak Rektor UI Ari Kuncoro dan Istri

Merdeka.com - Merdeka.com - Rektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro menjadi sorotan usai unggahan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI terkait kenaikan harta yang dinilai tak wajar. Alasannya karena harta sang rektor dalam tiga tahun terakhir bertambah Rp35 miliar.

Laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) mencatat, kenaikan harta mantan Komisaris Utama BNI itu mencapai Rp35 miliar sejak 2019. Per tahun 2022, kekayaan Ari dilaporkan sebesar Rp62 miliar.

Diketahui, Ari mulai menjabat sebagai Rektor UI periode 2019-2024. Sehingga menjadi pertanyaan apakah kenaikan harta berjumlah fantastis ini berkaitan dengan jabatan barunya.

"Dari manakah sumber pendanaan hingga total harta kekayaan Bapak Rektor satu ini bertambah dua kali lipat?," tanya BEM UI, dikutip dari akun @bemui_official pada Senin (29/8).

Menanggapi hal itu, pihak UI menjelaskan LHKPN tersebut merupakan gabungan penghasilan Ari dengan sang istri, Lana Soelistianingsih. Lana sendiri saat ini memegang jabatan Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

"Ibu Lana, istri Pak Ari Kuncoro, juga pejabat negara. Beliau merupakan Kepala Eksekutif LPS. Sehingga logis jika jumlah kekayaan tersebut merupakan kekayaan bersama," jawab Kepala Hubungan Masyarakat UI Amelita saat dikonfirmasi, Senin (29/8).

Hasil penelusuran merdeka.com, berikut rekam jejak karir Rektor UI Ari Kuncoro dan istri:

Ari Kuncoro

Dilansir dari laman resmi Universitas Indonesia, Rektor UI periode 2019-2024 ini mengawali karirnya di tahun 1986 sebagai asisten peneliti di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (LPEM FEB) UI.

Setelah meraih gelar doktor dari Brown University pada 1994, Ari kemudian diangkat menjadi Research Associate di LPEM FEB UI. Dia aktif melakukan penelitian dengan topik seputar ekonomi pembangunan, ekonomi perkotaan, ekonometrika dan organisasi industri.

Dia pernah menjadi sekretaris program pasca sarjana Ilmu Ekonomi UI pada 1996. Serta pembantu Dekan bidang akademik UI tahun 1998.

Ari sempat menjabat Wakil Dekan FEB UI hingga lanjut menjadi Dekan FEB UI selama dua periode. Yakni 2013-2017 dan 2017-2019. Diketahui Ari juga sedang menjabat Komisaris Utama di Bank Negara Indonesia (BNI) sejak 2017 dan berakhir pada 2020.

Pria kelahiran tahun 1962 ini kemudian terpilih menjadi Rektor UI periode 2019-2024. Pelantikan sebagai Rektor UI dilakukan pada 4 Desember 2019.

Tiga bulan setelahnya, tepatnya 20 Februari 2020, Ari diangkat menjadi Wakil Komisaris Utama Bank Rakyat Indonesia (BRI). Hal ini kemudian menjadi sorotan publik pada pertengahan 2021, lantaran dia merangkap jabatan sebagai rektor dan juga komisaris dalam perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Padahal, dalam Pasal 35 huruf c Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta UI melarang rektor rangkap pejabat perusahaan BUMN/BUMD maupun swasta.

Lana Soelistianingsih

Amelita mengungkapkan, istri Rektor UI Arie Kuncoro ini juga memiliki jejak karier yang panjang sebelum menjabat Kepala Eksekutif LPS.

"Pada 1 Oktober 2013, Lana diangkat menjadi Direktur, sekaligus sebagai Kepala Riset dan Ekonom di PT Samuel Aset Manajemen (SAM). Selain berkarier di SAM, Lana mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1991," terangnya.

Dikutip dari laman resmi LPS, Lana memulai karirnya di PT Samuel Sekuritas Indonesia sejak September 1996. Kemudian di tahun 2003, dia menjadi asisten peneliti Boston Institute of Economic Development (BIDE) di Lexington, MA, USA.

Sebelum diangkat Jokowi menjadi Kepala Eksekutif LPS pada 2020, jabatan terakhir Lana adalah Direktur sekaligus Kepala Riset dan Ekonom di PT Samuel Aset Manajemen (SAM) sejak tahun 2013. Dia juga mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1991.

Reporter Magang: Michelle Kurniawan [fik]