Hartono Bersaudara Kembali Jadi Orang Terkaya di Indonesia pada 2019

Liputan6.com, Jakarta - Forbes kembali mengeluarkan daftar 50 orang terkaya di Indonesia. Posisi pertama masih diduduki oleh Hartono bersaudara. Harta yang dimiliki oleh kakak beradik Budi dan Michael Hartono ini mencapai USD 37,4 miliar atau kurang lebih Rp 526,11 triliun.

Dengan dinobatkannya sebagai orang terkaya di Indonesia pada 2019, maka ini merupakan tahun kesebelas keluarga Hartono menduduki status sebagai orang terkaya di Indonesia.

Menurut Forbes, Kamis (5/12/2019), Hartono bersaudara mendapat lebih dari 80 persen kekayaan mereka dari investasi di PT Bank Sentral Asia Tbk (BCA). Keluarga Hartono membeli saham BCA dari keluarga kaya lainnya yaitu Salim.

Salim kehilangan kendali atas BCA pada saat krisis keuangan melanda Indonesia dan beberapa negara lain di dunia pada tahun 1997-1998.

Akar kekayaan Hartono bersaudara adalah pabrik rokok kretek Djarum. Perusahaan ini sudah dimulai sejak ayah mereka menjalankan perusahaan ini. Saat ini perusahaan ini dijalankan oleh Putra Budi Hartono yaitu Victor Hartono.

Selain Pabrik rokok, keluarga Hartono juga memiliki perusahaan elektroni Polytron dan beberapa properti di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya.

50 Orang Terkaya di Indonesia Punya Harta Rp 1.898 Triliun di 2019

Ilustrasi miliarder (iStock)

Forbes kembali mengeluarkan daftar orang terkaya di Indonesia. Ada nama-nama baru dalam daftar tersebut tetapi juga ada nama yang menghilang.

Dikutip dari Forbes, Kamis (5/12/2019), meskipun Indonesia mengalami perlambatan ekonomi, 50 orang terkaya di Indonesia telah menambah harta mereka sebesar USD 5,6 miliar atau kurang lebih Rp 78,98 triliun (etimasi kurs 14.105 per dolar AS) di tahun ini. 

Sedangkan total kekayaan dari 50 orang terkaya di Indonesia tersebut mencapai USD 134,6 miliar atau ‭1.898 triliun ‬di 2019.

Hampir setengah dari 50 orang terkaya di Indonesia mengalami kenaikan jumlah harta. Hartono bersaudara masih menduduki posisi nomor 1. Ini merupakan tahun kesebelas mereka menduduki posisi tersebut.

Total kekayaan bersih pendiri Grup Djarum ini mencapai USD 37,3 miliar atau mencapai Rp ‭526,11 triliun. Harga mereka naik karena saham PT Bank Sentral Asia Tbk (BCA) melonjak.

Sedangkan miliarder nasional yang mengalami lonjakan peringkat tertinggi adalah taipan energi Prajogo Pangestu. Ia melompat tujuh peringkat ke posisi nomor tiga. Saham Barito Pasific yang merupakan perusahaan yang didirikannya naik tajam karena prospek permintaan yang diprediksi meningkat.

Ada lima nama baru dalam daftar ini. Salah satunya adalah taipan konstruksi Donald Sihombing, yang mendirikan dan menjalankan hotel Four Seasons di Jakarta.