Haru Peringatan Hari Pahlawan para Relawan Banjir Kota Batu

·Bacaan 2 menit
Jalan di Desa Bulukerto terendam lumpur dan sedang dalam upaya pembersihan oleh tim SAR Gabungan pasca banjir bandang di Kota Batu (Liputan6.com/Zainul Arifin)

Liputan6.com, Kota Batu - Ratusan relawan banjir Kota Batu ikut meramaikan Upacara Hari Pahlawan. Mereka terdiri dari berbagai elemen mulai dari Gusdurian Peduli Jatim, FPRB, Linmas Sidomulyo, Karang Taruna, LPBI NU, Vespa Batu, Warga Ngantang, sejumlah pecinta alam, Badan Penanggulangan Bencana dan Linmas Pemkot Surabaya, Tunas Muda, Vespa Batu Bersatu hingga Sanggar Ogal Agil.

"Ide ini muncul spontanitas, kita ingat hari ini hari Pahlawan, kita pun merencanakan upacara hari Pahlawan sebelum berangkat melaksanakan bhakti sosial di lokasi bencana," ujar Ahmad Khori dari Vespa Batu Bersatu, Rabu (10/11/2021) dikutip dari TimesIndonesia.

Lewat kegiatan ini para relawan tetap mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan jasa para Pahlawan.

"Harapan kita, muncul pahlawan-pahlawab baru yang bisa menjaga kelestarian alam. Ketika alam kita rusak, bagaimana masa depan anak cucu kita kelak," ujar pria yang kehilangan paman dan bibinya dalam bencana banjir bandang ini.

Para relawan ini juga berharap upacara hari Pahlawan ini juga memberikan semangat untuk korban bencana alam, sehingga mereka bisa bangkit.

Haris El Mahdi dari GUSDURian mengatakan, bahwa upacara hari Pahlawan ini mengingatkan tiga konsep Kota Batu yakni konsep Wono (Hutan), Giri (Gunung) dan Tirto (Air).

"Tiga konsep ini yang membuat daerah Kota Batu ini menjadi daerah Perdikan Majapahit, karena diberikan kewenangan menjaga tiga hal itu. Lewat kegiatan ini kita harus hadirkan pahlawan baru bertepatan dengan tujuh hari bencana alam banjir bandang," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Berlangsung Khikmat

Suasana upacara Hari Pahlawan yang dilaksanakan Relawan Bencana Alam di Kota Batu, berlangsung khikmat dan penuh haru. Lantunan lagu Indonesia Raya, pengibaran bendera Merah Putih dan teaterikal yang dilakukan membuat peserta upacara larut dalam emosi kesedihan sekaligus rasa syukur menjadi bangsa yang merdeka.

Mereka mengenang jasa para pahlawan, sekaligus mengambil semangat perjuangan untuk membantu korban bencana banjir bandang di Kota Batu.

Di tengah upacara berlangsung mendadak puluhan mobil pikap berisi ratusan relawan memasuki Rest Area Sidomulyo, tanpa dikomando mereka langsung masuk barisan dan mengikuti upacara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel