Harus Tahu, Bansos Tunai Rp 300 Ribu Sudah Tak Lagi Diberikan Pemerintah

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini atau Risma mengatakan jika pemerintah tidak akan lagi melanjutkan penyaluran bantuan sosial atau bansos tunai (BST) Covid-19 senilai Rp 300 ribu.

Alasannya, bantuan sejatinya hanya diberikan pada saat kedaruratan saja. "BST cuma dua bulan. Jadi kan kemarin awal 2021 cuma empat bulan Januari sampai April, ditambah dua bulan karena PPKM darurat, Mei dan Juni," ujar dia melansir Antara.

Risma menegaskan penyaluran bansos tunai hanya diberikan apabila terjadi kegawatdaruratan di masa pandemi Covid-19.

Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut. "Sudah, saya enggak berani. Itu emang BST penyalurannya disebabkan untuk pandemi," ujar dia.

Seperti diketahui, bansos tunai diberikan pemerintah melalui Kemensos selama masa PPKM darurat. Besarannya Rp 300 ribu yang disalurkan melalui PT Pos Indonesia ke penerima bantuan.

Bantuan ini ditujukan bai 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat BST.

Rencana ke Depan

Menteri Sosial Tri Rismaharini saat rapat pendistribusian bansos bersama Pemprov Kalimantan Selatan, Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), pendamping Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai di BBPPKS Banjarmasin, Rabu (15/9/2021). (Ist)
Menteri Sosial Tri Rismaharini saat rapat pendistribusian bansos bersama Pemprov Kalimantan Selatan, Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), pendamping Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai di BBPPKS Banjarmasin, Rabu (15/9/2021). (Ist)

Risma mengatakan adapaun untuk rencana penyaluran bansos ke depannya akan mengkomunikasikan dengan Kementerian Keuangan terkait mengembalikan ke kondisi normal.

Dia mengatakan juga akan mendorong program bansos untuk lanjut usia yang membutuhkan bantuan.

Lansia yang terbantu ditargetkan untuk seluruh Indonesia, termasuk di Papua. "Mereka (lansia) dapat bansos, tapi kan Rp 200 ribu, nah cuma Rp 200 ribu-Rp 300 ribu. Mereka pasti masih kurang lah dalam satu bulan, oleh karena itu, kira bantu mereka," ujar dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel