Haruskah Memakai Masker di Rumah untuk Cegah COVID-19? Ini Alasannya

Rochimawati
·Bacaan 3 menit

VIVA – Hidup dalam pandemi telah mengajari kita dua pelajaran penting - mengenakan masker dan menjaga jarak sosial adalah satu-satunya hal yang dapat melindungi kita dari virus corona yang sangat menular.

Kapanpun kita berada di luar ruangan, dianjurkan untuk memakai masker. Ini sebenarnya dapat membantu mengurangi risiko infeksi hingga hampir 50 persen. Namun bagaimana jika Anda di rumah dikelilingi oleh teman dan keluarga? Apakah sama pentingnya mengenakan masker di rumah dalam keadaan seperti itu?

Hampir setahun setelah pandemi dan kita semua telah mengetahui bahwa masker benar-benar berfungsi. Saat berada di luar ruangan Anda tidak tahu siapa yang terinfeksi virus, sehingga masker bertindak sebagai pelindung.

Tetapi ketika harus bertemu orang yang dikenal di dalam ruangan, banyak yang berpikir bahwa memakai masker mungkin terlihat berlebihan, demikian dilansir dari Times of India.

Nyatanya tidak. Dengan pelonggaran penguncian, orang-orang mulai bergerak bebas dan mengunjungi teman dan keluarga mereka, yang selama ini mereka hindari. Ini tidak berarti bahwa mereka tidak perlu khawatir tentang infeksi.

Menurut ahli, Anda hanya aman di sekitar orang-orang yang tinggal bersama di rumah yang sama dan kapan pun bertemu orang lain, Anda harus mengenakan masker.

Itu karena Anda dan anggota keluarga mungkin telah mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan untuk tetap aman, tetapi Anda tidak dapat memastikan tentang setiap kerabat atau orang lain yang muncul di depan pintu.

Alih-alih mengasumsikan apa pun, yang terbaik adalah menjaga keamanan. Penting untuk mengenakan masker saat seseorang yang tidak tinggal dengan Anda memasuki rumah.

Anda bahkan harus meminta orang lain dengan sopan untuk melakukan hal yang sama. Jika seseorang di rumah Anda terinfeksi virus corona, tetap penting untuk selalu memakai masker.

Mereka mungkin tidak berbagi ruang yang sama dan mungkin terkurung di kamar mereka, tetapi Anda harus berhati-hati. Risiko infeksi tinggi di ruang tertutup, terutama jika ventilasi buruk. Virus yang bisa bertahan di udara selama berjam-jam meningkatkan risiko penularan.

Saat ini telah mulai musim ketika pilek dan flu datang. Masalahnya, gejala pilek dan flu tumpang tindih dengan gejala virus corona. Jadi, membedakan keduanya bisa sangat sulit pada awalnya.

Jika Anda menyaksikan gejala apa pun yang berkaitan dengan masalah kesehatan ini dan tidak yakin apakah itu flu atau virus corona, sebaiknya gunakan masker untuk melindungi diri. Juga, disarankan untuk mengisolasi diri selama beberapa hari sampai Anda tidak mengerti apa yang dihadapi.

Mengambil tindakan pencegahan dini dapat melindungi anggota keluarga lainnya agar tidak jatuh sakit. Sesuai rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), siapa pun yang berusia dua tahun ke atas harus memakai masker dalam situasi berikut:

1.Di tempat umum atau keramaian

2.Di sekitar orang yang tidak tinggal di rumah Anda

3.Saat merawat seseorang yang sakit COVID-19

4.Jika Anda sakit COVID-19 atau merasa mungkin terkena COVID-19.

Seperti diketahui, jumlah kasus COVID-19 saat ini masih tinggi. Untuk itu, cara yang paling efektif dilakukan untuk mencegah penularan yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan dan selalu melakukan 3M: Memakai Masker, Menjaga Jarak dan jauhi kerumunan serta Mencuci Tangan Pakai Sabun.

#ingatpesanibu
#satgascovid19
#pakaimasker
#cucitanganpakaisabun
#jagajarak