Hasil akhir KPU: Aher-Deddy pemenang Pilgub Jabar

MERDEKA.COM. Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat telah menyelesaikan merekapitulasi hasil penghitungan surat suara di 26 kabupaten/kota. Hasilnya, pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar meraih suara terbesar, yakni 6.515.313 suara.

Pasangan nomor urut 4 ini meninggalkan jauh pesaingnya, Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki yang berada di urutan 2. Pasangan yang diusung PDIP ini dalam hasil akhir mengantongi 5.714.997 suara.

Sedangkan di posisi ketiga, ditempati pasangan nomor urut 3 yakni Dede Yusuf-Lex Laksamana dengan raihan 5.077.522 suara. Kemudian disusul pasangan Yance dan Tatang dengan raihan 2.448.358 suara.

Paling buncit ada pasangan calon independen Dikdik Mulyana dan Cecep NS Toyib dengan jumlah suara 359.233 suara. Melihat hasil ini, Aher-Deddy dipastikan keluar sebagai pemenang Pilgub Jabar, meski setiap kandidat lain yang masih bisa memberikan keberatan dengan hasil tersebut.

Ketua Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara KPU Jabar Ahmad Heri mengaku hasil itu sudah berdasarkan jumlah suara yang terkumpul di 26 kab/kota.

"Jumlah suara sah 20.115.423, dan suara tidak sah 598.356. Total suara sah dan tidak sah 20.713.779," ungkapnya di KPU Jabar, Minggu (3/3).

Angka itu jauh dari Daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilgub Jabar 2013 jumlahnya 32,5 juta jiwa.

Hingga berita ini diturunkan, KPU Jabar belum merekapitulasi persentase raihan suara. Untuk diketahui untuk menjadi pemenang dalam Pilgub Jabar harus meraih 30 persen plus satu. Jika di bawah itu Pilgub Jabar berlangsung dua putaran.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.