Hasil Autopsi Ibu-Anak Tewas di Subang: Bukan Aksi Perampokan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kapolres Subang AKBP Sumarni menduga ibu dan anak berinisial TH (55) dan AMR (23) yang menjadi korban pembunuhan di kawasan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tewas dengan tidak bersamaan atau berbeda waktu.

Karena menurutnya berdasarkan hasil autopsi, kaku kedua jasad korban memiliki perbedaan. Menurut Sumarni yang terlebih dahulu tewas diduga dibunuh yakni korban yang berinisial TH.

"Korban pertama ibu itu meninggalnya sekitar lima jam sebelum ditemukan itu, dini hari lah ya, kemudian yang anak usia 23 tahun remaja itu diperkirakan kematiannya jam empat atau lima subuh," kata Sumarni saat dihubungi di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Adapun korban yang berinisial TH itu mengalami luka di bagian kepala hingga hingga menyebabkan tewas. Kemudian korban berinisial AMR mengalami luka di bagian mata diduga bekas kekerasan.

Namun dari bukti-bukti tersebut, polisi belum bisa menyimpulkan motif pelaku. Dengan hasil olah TKP, menurutnya peristiwa itu tidak berkaitan dengan aksi perampokan atau aksi pemerkosaan.

"Karena barang-barang berharga itu enggak ilang, mobil enggak ilang, masih utuh, barang-barang ada, uang ada, kalung ada, dan tidak ada tanda-tanda pemerkosaan," katanya.

Sejauh ini, polisi pun telah memeriksa 17 saksi peristiwa tersebut mulai dari anggota keluarga, orang-orang terdekat, tetangga, dan pengurus RT setempat.

"Kita masih memperdalam, insya Allah sudah ada titik terangnya, jadi kami mohon waktu, bisa untuk dapat mengungkap pelaku pembunuhan ini," katanya.

Adapun temuan peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu, 18 Agustus pagi hari. Dua korban pembunuhan itu ditemukan tidak bernyawa di bagasi sebuah mobil mewah.

Awalnya dua sosok ibu dan anak yang tak bernyawa itu ditemukan oleh sang suami. Saat itu sang suami terkejut dengan kondisi rumah yang sudah berantakan.

Kemudian juga ditemukan ceceran darah diduga dari korban yang mengarah kepada mobil yang berada di tempat parkir kediaman korban tersebut. (Ant/Antara)

Baca juga: 5 Fakta Pembunuhan di Subang, 2 Korban Ditemukan di Bagasi Mobil

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel