Hasil Indonesia Masters 2021: Greysia/Apriyani Kalah Dramatis di 8 Besar

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Nusa Dua - Ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu kalah dramatis pada perempat final Indonesia Masters 2021. Mereka harus mengakui keunggulan wakil Thailand Puttita Supajirakul/Sapsiree Taerattanachai.

Greysia/Apriyani menyerah 21-18, 13-21, 19-21 dalam 82 menit pada pertandingan di Bali International Convention Center, The Westin Resort, Nusa Dua, Jumat (19/11/2021).

Andalan tuan rumah relatif nyaman pada gim pertama. Hanya tertinggal sekali di poin perdana, mereka melesat hingga 10-5.

Meski Supajirakul/Taerattanachai sempat memangkas defisit hingga 10-12, Greysia/Apriyani kembali menjauh dengan memetik tiga poin beruntun. Sang juara Olimpiade Tokyo itu akhirnya mengamankan gim pertama.

Awal gim kedua menunjukkan cerita serupa. Namun, Supajirakul/Taerattanachai membalikkan keadaan hingga memimpin 9-5 setelah meraih enam angka berturut-turut. Supajirakul/Taerattanachai terus melaju hingga memaksa rubber.

Gim Penentu

Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (PBSI)
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. (PBSI)

Supajirakul/Taerattanachai melanjutkan momentum di gim penentu untuk melesat 6-1 dan 9-2. Meski begitu, Greysia/Apriyani bisa menyamakan kedudukan.

Andalan Thailand kembali menemukan momentum dengan menghasilkan lima angka beruntun. Namun, Greysia/Apriyani kembali memangkas defisit 13-14 dan menyamakan 18-18.

Sayang Supajirakul/Taerattanachai bisa meraih tiga nilai tambahan yang dibutuhkan untuk memenangkan pertandingan.

Hasil Lain

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (HUMAS PP PBSI)
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo (HUMAS PP PBSI)

Greysia/Apriyani jadi wakil tuan rumah kedua yang memastikan tempat di semifinal. Ganda putra Kevin Sanjaya/Marcus Gideon terlebih dahulu mengamankan tempat setelah menaklukkan juniornya Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Sayang langkah ganda campuran Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja terhenti usai dikalahkan andalan Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino lewat laga tiga game.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel