Hasil Novel Baswedan Cs Belum Diumumkan, DPR Minta Jangan Berpolemik

Agus Rahmat, Anwar Sadat
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kabar tidak lolosnya penyidik KPK Novel Baswedan dan penyidik berprestasi lainnya pada tes alih status pegawai menjadi ASN, menimbulkan reaksi publik yang besar. Namun berhubung hasil pastinya belum keluar, publik diminta tidak berspekulasi terlalu jauh.

Wakil Ketua Komisi III (membidangi masalah hukum) DPR Pangeran Khairul Saleh, menilai semua pihak harus menunggu kepastiannya. Apakah benar seperti Novel Baswedan tidak lolos tes kebangsaan yang menjadi syarat alih status pegawai KPK tersebut.

Selain itu, KPK sendiri belum memberikan keterangan secara resmi mengenai adanya kabar tersebut. Sehingga pangeran meminta kepada masyarakat untuk tidak berpikiran negatif kepada komisi antirasuah tersebut.

Baca juga: Kronologi Pembakaran Sekolah dan Puskesmas oleh KKB Papua

"Terkait pemberitaan sejumlah pegawai KPK akan dipecat karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan, menurut saya kabar tersebut tentu masih sangat dini untuk bisa tahu siapa orang yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan dan KPK juga belum memberikan keterangan terkait hal tersebut," kata Pangeran kepada wartawan, Selasa 4 Mei 2021.

Masyarakat, kata Pangeran, diminta untuk tetap tenang dan menunggu pengumuman resmi dari KPK. Hasil tes wawasan kebangsaan juga saat ini masih belum diketahui, karena belum diumumkan oleh KPK.

Jangan sampai adanya kabar yang belum pasti, justru membuat gaduh kondisi saat ini. Politikus PAN itu berharap, publik bersabar menunggu pengumuman dari KPK

"Pesan saya publik untuk tidak berpolemik terlebih dahulu dan tetap tenang, mengingat hasil tes tersebut belum sampai tahap pengumuman. Lebih baik kita tunggu hasil dari internal KPK," ujarnya

Informasi beredar di kalangan wartawan, adapun nama-nama besar yang dikabarkan tak lolos tes dan bakal diberhentikan dari KPK, di antaranya yakni penyidik KPK Novel Baswedan, Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Herry Muryanto, Direktur Direktur Pembinaan Jaringan Kerja antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) Sujanarko.

Juga ada Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Giri Suprapdiono, seluruh kasatgas dari internal KPK, seluruh pengurus inti WP, serta puluhan pegawai KPK yang berintegritas.

Ketua KPK Firli Bahuri menyebut belum tahu siapa saja yang lolos tes kebangsaan dari BKN RI tersebut. Pasalnya, hasil tes masih ada pada Sekjen KPK. Dia juga tidak mengetahui jika kabar pemecatan Novel Baswedan dari lembaga antirasuah itu.

"Silakan ke Sekjen untuk hal tersebut karena sampai saat ini pimpinan belum membuka hasil tes wawasan kebangsaan. Hasil tes wawasan kebangsaan diterima Sekjen dari BKN tanggal 27 April 2021 dan sampai sekarang belum dibuka," kata Firli menambahkan.