Hasil Olah TKP Sekeluarga Tewas di Bekasi, Ada Lubang Galian & Sisa Bakaran Sampah

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam kasus sekeluarga tewas keracunan di Bekasi. Hasil Olah TKP didapati galian lubang 1x2 meter dengan kedalaman 2 meter. Serta, ada sisa bakaran sampah.

"Yang menarik terdapat lubang galian 1x2 meter dengan kedalaman 2 meter di area belakang rumah," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/1).

Lubang tersebut diakui Kapolda hampir luput dari pengamatan penyidik.

"Seiring dengan pengamatan yang dilakukan ditemukan lubang ini," katanya.

Selain itu, penyidik juga menemukan sisa bakaran sampah di area belakang rumah lokasi para korban ditemukan.

"Terdapat sisa bakaran sampah di belakang rumah dekat (lubang) galian. Kemudian plastik diduga bekas bungkus racun di daerah bakaran sampah," kata Kapolda.

Selain itu, hasil olah TKP didapati tidak terdapat cipratan dan olesan darah pada tembok di dalam rumah korban.

"Berarti patut diduga besar kemungkinan dan setelah dilakukan proses olah TKP dengan gunakan teknologi deteksi darah memang di situ tidak ada cipratan. Besar kemungkinan matinya korban karena hal lain bukan kekerasan," beber Kapolda.

Sebelumnya, polisi telah menangkap tiga pelaku pembunuhan sekeluarga di rumah kontrakan di RT 02 RW 03 Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Ketiga pelaku atas nama Wowon, Solihin dan Dede.

Sedangkan, tiga korban tewas dan masih menjalani perawatan yakni:

1. Ai Maimunah (40), meninggal
2. Ridwan Abdul Muiz (20), meninggal
3. Muhammad Riswandi (16), meninggal
4. Neng Ayu Susilawati (5), dirawat [rhm]