Hasil Tes PCR Keluar, 13 Jemaah yang Sempat Tertahan di Solo Berangkat ke Tanah Suci

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 13 jemaah calon haji kloter 5 dari Kabupaten Grobogan yang sempat positif Covid-19, akan diterbangkan ke Tanah Suci. Mereka diberangkatkan bersama kloter lain yang masih open seat, empat di antaranya sudah terbang bersama kloter 6 pada Selasa (7/6) pagi.

"Hasil tes yang dilakukan di asrama negatif. Jadi mereka berangkat ke asrama haji tidak berbarengan dengan jemaah lainnya," ujar Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Asrama Haji Donohudan Sarip Syahrul Samsudin, Selasa (7/6).

Sarip menyebut, mereka masuk ke Asrama Haji Donohudan dengan hasil tes PCR negatif. Sesuai aturan pihaknya tetap melakukan tes PCR ulang.

"Sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Donohudan mereka berdasarkan hasil tes PCR di daerah, hasilnya sempat positif. Tetapi berdasarkan hasil tes PCR kedua mereka sudah dinyatakan negatif," terang dia.

9 Jemaah Tunggu Kursi Kosong

Sarip menambahkan, 9 jemaah calon haji lainnya akan diberangkatkan sesuai dengan open seat atau kursi yang kosong pada kloter berikutnya. "Ada sisa 9 mudah-mudahan bisa terangkut pada kloter berikutnya," terang dia.

Sebanyak 13 jemaah dari Grobogan tersebut seharusnya diterbangkan bersama dengan kloter 5 pada Senin (6/6) kemarin pukul 11.15 WIB. Namun hasil tes PCR mereka belum keluar, maka keberangkatannya diundur karena dinilai belum layak terbang.

Hingga Selasa (7/6) siang masih ada dua jemaah calon haji yang dirawat di RS TNI AU. Mereka atas nama Siti Nasroh Kaslan (53) dari kloter 5 Kabupaten Grobogan dan Siti Munayah Kastami (43) dari kloter 6 Kabupaten Demak.

Kedua jemaah itu masih menjalani perawatan di RS TNI AU karena mengalami konjungtivitas atau radang mata. Setelah nanti dinyatakan sehat dan layak terbang, keduanya akan diikutkan pada kloter berikutnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel