Hasil Tes PCR Positif, 13 Jemaah Calon Haji Kabupaten Grobogan Tertahan

Merdeka.com - Merdeka.com - Sebanyak 13 jemaah calon haji asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah masih tertahan di Asrama Haji Donohudan. Mereka dinyatakan belum layak terbang, karena sempat dinyatakan positif saat menjalani tes PCR di daerah asal.

Saat ini jemaah yang tergabung dalam kloter 4 Embarkasi Solo itu masih menunggu hasil tes PCR. "Ada 13 jemaah calon haji yang belum layak terbang. Mereka menunggu hasil PCR yang dilakukan bidang kesehatan di Asrama Haji Donohudan," ujar Koordinator Humas PPIH Embarkasi Solo Sarip Sahrul Samsudin, Senin (6/6).

Ia menegaskan, 13 jemaah calon haji dinyatakan tidak layak di daerah asal, karena hasil tes PCR positif. Kemudian dites lagi hasilnya negatif dan langsung dibawa masuk ke Asrama Haji Donohudan.

"Kebijakan dari bidang kesehatan di Asrama Haji Donohudan harus dites lagi dan ini menunggu hasil tesnya. Mereka masuk asrama Minggu (5/6) kemarin," terangnya.

Keberangkatan Diundur

Sarip menjelaskan, kondisi para jemaah cukup baik. Tidak ada gejala apa pun. Mereka ditempatkan di ruang terpisah dan menunggu hasil tes PCR keluar.

"Kondisinya baik-baik saja, sehat dan tidak ada gejala apa pun. Kita belum tahu hasilnya keluar kapan, nunggu dari bidang kesehatan," jelas dia.

Ia menambahkan, ke-13 jemaah calon haji tersebut sedianya akan berangkat dengan kloter 5, Senin (6/6) pukul 11.15 WIB. Namun karena hasilnya belum keluar, maka keberangkatannya diundur.

"Mereka akan diikutkan pada kloter 6 dari Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Demak, berangkat Selasa pukul 02.15 WIB," katanya.

1.432 Jemaah Tiba di Saudi

"Jadi awalnya itu kloter 4 tapi dimutasi masuk ke kloter 5. Tapi tidak jadi karena harus dites ulang dan ini menunggu hasilnya, jadi masuknya ke kloter 6," lanjutnya.

Hingga saat ini 1.432 jemaah calon haji dari Embarkasi Solo sudah tiba di Arab Saudi. Jumlah tersebut berasal dari kloter 1 hingga kloter 4.

Ada satu jemaah calon haji yang tertunda keberangkatan karena sakit. Jemaah yang tergabung kloter 5 itu dirujuk ke rumah sakit RS TNI AU. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel