Hasil Tes Urine Dibeberkan Polisi, Ridho Rhoma Terbukti Positif Amfetamin

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pedangdut Ridho Rhoma kembali ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkotika. Anak si Raja Dangdut, Rhoma Irama kabarnya ditangkap Satuan Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok saat berada di sebuah apartemen pada 4 Februari 2021.

Saat penangkapan, polisi menemukan ekstasi dari pemilik nama asli Muhammad Ridho Rhoma. Namun sayangnya polisi belum bisa menjelaskan berapa banyak ekstasi yang ditemukan.

"(Barang bukti) amfetamin, itu ekstasi kan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, saat dihubungi pewarta, Minggu (7/2/2021).

Hasil Tes Urine

(Liputan6.com/IG/ridho_rhoma)
(Liputan6.com/IG/ridho_rhoma)

Yusri menambahkan, hasil tes urine narkotika yang dilakukan terhadap Ridho Rhoma menunjukkan hasil positif.

"MR positif amfetamin ya," kata Yusri lagi.

Jalani Pemeriksaan

Sidang Putusan Ridho Rhoma (Adrian Putra/bintang.com)
Sidang Putusan Ridho Rhoma (Adrian Putra/bintang.com)

Saat ini pihak kepolisian masih memeriksa lebih lanjut Ridho Rhoma atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba. Namun Yusri Yunus belum bisa bicara banyak mengenai penangkapan Ridho Rhoma.

"Masih jalani (pemeriksaan) dulu," Yusri menguraikan.

Penangkapan Kedua

Ridho Rhoma (Deki Prayoga/Bintang.com)
Ridho Rhoma (Deki Prayoga/Bintang.com)

Ini bukan kali pertama anak pedangdut Rhoma Irama ini terjerat kasus narkoba. Ridho Rhoma pernah ditangkap polisi pada 25 Maret 2017 lalu. Polisi saat itu menyita barang bukti sabu seberat 0,7 gram berikut alat isap.