Hasil Tes Urine Karyawan BUMN Tersangka Kecelakaan Maut Pasar Minggu

Dusep Malik, Foe Peace Simbolon
·Bacaan 2 menit

VIVA – Tes urine terhadap tersangka kecelakaan maut di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, RH sudah rampung. Hasilnya, karyawan bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu negatif mengonsumsi alkohol maupun narkotika.

"Untuk tes urine si RH ini hasilnya negatif semua," kata Direktur Lalu lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo di Markas Polda Metro Jaya, Senin 28 Desember 2020.

Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki kasus kecelakaan yang menewaskan seorang ibu muda ini. Apabila memang didapati adanya fakta baru, pihaknya tentu melakukan gelar perkara lanjutan. Semisal kemungkinan pengemudi Toyota Innova, berinisial Aiptu AC jadi tersangka.

Dalam kejadian itu, Aiptu AC yang menabrak hingga menewaskan seorang ibu muda. Namun, yang jadi tersangka justru si pengemudi Hyundai, yaitu RH. Hal tersebut karena RH menabrak mobil Aiptu AC hingga dia hilang kendali dan menabrak ibu muda hingga tewas.

"Nanti semua hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) ulang, pemeriksaan saksi-saksi tambahan, pemeriksaan ahli hukum pidana dan petunjuk-petunjuk lainnya. Kalau memang ada perkembangan terkait ini pasti akan kita laksanakan gelar perkara dan hasil gelar perkara tersebut nanti akan kita sampaikan kepada teman-teman semua," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu muda tewas di tempat akibat kecelakaan maut di Jalan Raya Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat, 25 Desember 2020. Korban tewas setelah ditabrak mobil.

“Setelah kita cek korbannya, seorang ibu-ibu,” kata Kanit Laka Lantas Polsek Pasar Minggu, Iptu Supriyatno, Jumat, 25 Desember 2020

Data dari polisi, ibu muda tersebut diketahui bernama Pingkan Lumintang (30 tahun). Korban merupakan warga Depok, Jawa Barat. Korban diketahui saat kecelakaan mengendarai sepeda motor Vario.

Usai kecelakaan, jenazah korban langsung dibawa ke RSUP Fatmawati, Jaksel. Begitupun korban luka juga sudah dibawa ke RSUP Fatmawati.

“Sementara masih dalam penanganan laka motor, ada tiga unit yang 1 meninggal, 2 orang luka. Semuanya dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati,” jelas Supriyatno.