Hasil Undian Piala AFF 2020, Deja Vu Edisi 1996 dan 2004 bagi Timnas Indonesia

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia tergabung di Grup B Piala AFF 2020 bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos. Hasil ini menjadi deja vu buat Tim Garuda.

Timnas Indonesia selalu punya tradisi bagus bila bermain satu grup dengan Vietnam, Kamboja, dan Laos di Piala AFF. Hal itu terjadi pada edisi 1996 dan 2004.

Ketika itu, Timnas Indonesia juga bermain satu grup dengan ketiga negara tersebut. Adapun satu negara sisanya adalah Myanmar (1996) dan Singapura (2004).

Dalam dua edisi tersebut, Timnas Indonesia berhasil melaju ke babak gugur dengan status juara grup. Uniknya, dalam dua edisi tersebut laju Timnas Indonesia selalu mulus, yakni tanpa kekalahan dalam empat pertandingan.

Namun, Timnas Indonesia tetap tak mampu menjadi juara pada Piala AFF. Ketika itu, Timnas Indonesia hanya menembus semifinal (1996) dan final (2004) turnamen yang awalnya memiliki sebutan Piala Tiger itu.

Meski demikian, catatan tersebut tidak bisa dijadikan acuan pada Piala AFF 2020. Apalagi Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia yang selama ini selalu menjadi batu sandungan.

Masih Misteri

Trofi Piala AFF (AFF/Liputan6)
Trofi Piala AFF (AFF/Liputan6)

Piala AFF 2020 akan digelar menggunakan format baru. Nantinya, AFF akan menunjuk negara yang dirasa aman untuk menggelar turnamen sebagai tuan rumah.

Langkah ini dilakukan untuk memudahkan proses pengendalian dan antisipasi dari pandemi COVID-19. Sampai saat ini, belum diketahui negara mana yang menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah Piala AFF 2020.

Mayoritas negara di Asia Tenggara masih dalam status darurat COVID-19. Situasi inilah yang membuat AFF belum berani mengonfirmasi tuan rumah Piala AFF 2020.

Hasil Lengkap Undian Piala AFF 2020

AFF - Drawing Piala AFF 2020 (Bola.com/Adreanus Titus)
AFF - Drawing Piala AFF 2020 (Bola.com/Adreanus Titus)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel