Hasto Klaim PDIP Jadi Kantor Partai Pertama di Indonesia Pakai PLTS

·Bacaan 2 menit

VIVA – Ini mungkin baru pertama kali terjadi bagi kantor partai di Indonesia. DPP PDI Perjuangan memulai langkah baru dengan menggunakan solar panel atau panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik gedung mereka.

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengatakan partainya terus berkomitmen menjadikan kantor partai selain sebagai rumah kebangsaan dan sarat pesan kebudayaan, juga berinovasi dengan memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan.

Jika terlihat selintas, menjadikan gedung bertingkat enam lantai terlihat rindang karena diisi dengan pepohonan dan tanaman.

“Kantor Pusat DPP PDI Perjuangan menjadi percontohan green building. Selain taman-taman vertikal dibangun, kantor Partai juga dilengkapi dengan solar panel. Sementara itu dari aspek kebudayaan, kantor Partai juga dipasang banyak lukisan dari pelukis ternama yang mengedepankan semangat juang," kata Hasto dalam keterangannya, saat menceritakan beberapa sarana kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro Nomor 58, Jakarta Pusat, Rabu 28 Juli 2021.

Hasto sangat bangga, mungkin partainya menjadi pelopor penggunaan solar panel untuk operasional mereka di kantor pusat. Selain ramah lingkungan dengan menggunakan energi alternatif, green building ini juga sudah pasti menghembat biaya penggunaan listrik.

Adapun diketahui, kontribusi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) DPP PDIP berkapasitas 2 x 10 Kw tiap tahunnya dan mampu memproduksi energi sebesar 24,6 juta KWH. Atau secara hitung - hitungan lain, mampu mengurangi emisi CO2 9,8 ton per tahun.

"Dan setara dengan perlindungan terhadap penebangan pohon (deforestasi) sebanyak 1354 pohon. Dari aspek perekonomian, dapat menghemat biaya listrik sebesar Rp.40 juta per tahun," ujar politisi asal Yogyakarta ini.

Tidak berhenti di situ. Secara konkret, kata Hasto, kampanye 'politik hijau' yang digaungkan partai banteng tersebut, per hari ini seluruh staf DPP Partai, melakukan uji coba penggunaan motor listrik dan mendukung langkah pemerintah turut mengembangkannya.

Bagi Hasto, watak politik 'Merawat Pertiwi' melalui penghijauan sebagaimana instruksi instruksi sang Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Karena PDIP percaya, sejatinya agenda dan kegiatan politik bukan lah melulu berbicara kekuasaan atau heboh pada saat masa kontestasi saja.

"Ini akan menjadi kultur partai," ujarnya.

Baca juga: Juliari Batubara Dituntut 11 Tahun Penjara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel