Hasto: PDI Perjuangan lanjutkan tradisi penghijauan di HUT ke-49

·Bacaan 2 menit

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan, partai politik itu melanjutkan tradisi penghijauan di hari ulang tahun (HUT) ke-49 mereka.

Kegiatan sosial itu dengan menggelar aksi bersih-bersih Daerah Aliran Sungai Ciliwung, Minggu. Selain itu, dilakukan menanam pohon di Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur, Minggu.

Sebanyak 227 kader partai politik yang juga anggota DPRD dan Satgas DPD DKI Jakarta, DPD Jawa Barat, dan DPD Jawa Tengah dikerahkan pada aksi sosial itu.

Baca juga: PDI Perjuangan gelar lomba "tabulampot" untuk gali kekayaan hayati

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, dia mengatakan, kegiatan seperti ini merupakan tradisi PDI Perjuangan, khususnya sejak tiga tahun terakhir dalam menyambut HUT partai. Menurut dia, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menginginkan partai politik itu terus menjaga kultur organisasi untuk merawat Pertiwi.

"Dalam merawat Pertiwi, kami memberikan oksigen bagi kehidupan. Berpolitik bagi PDI Perjuangan itu perspektifnya sangat luas, meliputi seluruh aspek kehidupan rakyat, sehingga kali ini DPD PDI Perjuangan DKI dipusatkan melakukan gerakan penghijauan pada tahun ketiga," jelas dia.

Baca juga: HUT ke-48 PDI Perjuangan di Jateng dimeriahkan 10 macam lomba virtual

Ia juga menanam pohon mangga dan menyapu area KBT. Dia bahkan mengajak Ketua DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah, dan semua yang hadir untuk menyapu minimal 20 meter persegi.

Basarah menambahkan, PDI Perjuangan bukan semata partai elektoral yang hanya bekerja ketika ada pemilu. "Artinya partai yang urusannya negara, bukan hanya urusi politik, tetapi juga kemanusiaan, penghijauan, kerukunan umat beragama, dan aspek multimensional manusia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata dia.

Baca juga: Peringati HUT PDIP, Megawati ajak kader bersihkan sungai

Karena itu, kata dia, PDI Perjuangan memiliki doktrin untuk melakukan segala bentuk yang bermanfaat bagi negara dan bangsa, salah satunya melalui penghijauan.

"Kesehatan itu bukan hanya kesehatan demokrasi, namun juga kesehatan lingkungan dan kemanusiaan kita. Dengan berpartai, kita juga hendaknya berpikir kemanusian, bukan hanya soal elektoral saja," kata dia.

Baca juga: HUT RI, Anggota DPR: Merdeka dari kesenjangan, oligarki dan mafia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel