Hati Diego Maradona untuk Palestina, Kecam Keras Israel

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 1 menit

VIVADiego Maradona baru saja meninggal dunia, Rabu 25 November 2020. Banyak orang yang sangat kehilangan dengan sosok pemilik gol Tangan Tuhan ini.

Semasa hidupnya, Maradona begitu vokal memperjuangkan hak warga Palestina. Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri langsung mengungkapkan duka citanya setelah legenda Timnas Argentina tersebut wafat.

"Kami begitu sedih dengan meninggalnya salah satu pesepakbola terhebat, Mardona, yang dikenal atas dukungannya untuk Palestina. Duka cita yang mendalam yntuk keluarganya dan semua yang mencintainya di seluruh dunia," ungkap Abu Zuhri.

Dilansir Aljazeera, pada 2012 Maradona mengungkapkan dukungannya kepada Palestina. "Saya menghormati dan bersimpati pada mereka. Saya mendukung Palestina tanpa rasa takut," katanya.

Dua tahun kemudian, serangan Israel di Jalur Gaza menewaskan sedikitnya 3.000 warga Palestina. Dengan lantang, Maradona mengkritik Israel.

"Apa yang dilakukan Israel terhadap Palestina begitu memalukan," katanya.

Setahun kemudian, sempat beredar kabar Maradona bernegosiasi dengan Asosiasi Sepakbola Palestina untuk menjadi pelatih Timnas Palestina di Piala Asia 2015. Dan pada Juli 2018, dia kembali menegaskan dukungan untuk Palestina saat bertemu Presiden Mahmoud Abbas.

"Dalam hati saya, saya orang Palestina," katanya sembari memeluk Abbas.