Hati-Hati, 5 Provinsi Alami Kenaikan Kasus COVID-19

·Bacaan 1 menit
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah ikuti perkembangan uji klinis vaksin COVID-19 yang dilakukan berbagai negara saat konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (12/11/2020). (Tim Komunikasi Satgas COVID-19)

Liputan6.com, Jakarta Secara nasional, kasus COVID-19 di Indonesia pekan 1-7 November 2021 mengalami penurunan dibandingkan pekan sebelumnya. Tercatat ada penurunan sebesar 12 persen.

Namun, bila dicermati ada lima provinsi yang di pekan 1-7 November mengalami kenaikan kasus terkonfirmasi COVID-19 seperti disampaikan Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito.

Berikut provinsi tersebut:

1. Papua Barat naik 100 kasus

2. DIY naik 77 kasus

3. DKI naik 46 kasus

4. Sulawesi Tenggara naik 7 kasus

5. Kep Bangka Belitung naik 5 kasus

Angka-angka di atas memang relatif tidak banyak namun harus tetap jadi perhatian karena terjadi penambahan kasus yang lebih besar di banding pekan sebelumnya.

"Meskipun penambahaan terbilang sedikit namun harus dicermati karena terhitung besar apabila dibandingkan dengan provinsi lain yang tidak alami keanika kasus," kata Wiku.

Ia pun berpesan kepada Gubernur di lima provinsi di atas melakukan koordinasi dengan bupati atau walikota untuk melakukan koordinasi untuk menekan peningkatan kasus di masyarakat.

Kasus Meninggal

Kabar baik yang bisa dilihat dari data 1-7 November 2021 adalah menurunnya kasus meninggal karena terinfeksi COVID-19.

"Angka kematian minggu ini lebih rendahh dari angka kasus positiaf yakni 31,7 persen," kata Wiku.

Meski begitu tetap ada lima provinsi di pekan 1-7 November 2021 yang angka kematiannya lebih tinggi dari minggu lalu. Yakni:

1. Sulawesu Utara naik 5 kematian

2. Sumtra Barat naik 3

3. Sulawesi Selatan naik 2

4. Riau naik 2

5. Kalimantan Barat naik 1

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel