Hati-Hati, Banyak Oknum Curi Data Pribadi Berkedok BSU

Merdeka.com - Merdeka.com - Kementerian Ketenagakerjaan telah menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) tahap pertama pada 12 September 2022 lalu, untuk tahap kedua akan disalurkan pada minggu depan. Bantuan yang disalurkan untuk para pekerja/buruh untuk mengurangi dampak dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang naik pada awal September lalu.

Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga, Oni Marbun mengimbau agar pekerja tidak terkecoh dengan maraknya permintaan data pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Terhadap berita yang beredar di media online dan media sosial yang berupa permintaan pengisian data penerima BSU dengan mengatasnamakan BPJamsostek atau Kemnaker adalah informasi yang sesungguhnya tidak benar atau hoaks. Masyarakat pekerja harap bijak dalam memberikan data yang sifatnya pribadi," ujar Oni, dalam keterangan resmi, Selasa (20/9).

Dia membeberkan data BP Jamsostek sampai saat ini sudah sebanyak 7,5 juta data calon penerima BSU yang diserahkan kepada Kemnaker. Jumlah tersebut terbagi dalam dua tahap yaitu sejumlah 5.099.915 diserahkan pada tahap pertama dan kemudian untuk tahap kedua yakni sebanyak 2.406.915.

"Setiap data yang diserahkan kepada Kemenker akan kembali dilakukan check dan skrining ulang serta pemadanan data terhadap bantuan pemerintah yang lain seperti bantuan kartu prakerja, program keluarga harapan, dan lain-lain," jelas dia.

Data yang diserahkan pihaknya kepada Kemnaker merupakan data pekerja yang sudah dilaporkan melalui kanal resmi BP JAMSOSTEK yang kemudian oleh pihaknya telah dilakukan verifikasi untuk memastikan validitas data tersebut.

"Untuk mempercepat proses dan ketepatan penyaluran BSU kepada semua pekerja Indonesia, kami membuka kanal pengumpulan data yang hanya dapat dilakukan oleh Pemberi Kerja/ HRD/ Personalia Perusahaan, yaitu melalui aplikasi resmi Sistem Informasi Pelaporan Perusahaan atau biasa disebut SIPP," tambahnya.

Untuk menghindari informasi yang tidak benar dan menyesatkan, bagi pekerja yang ingin mengetahui apakah dirinya layak sebagai calon penerima BSU atau tidak, dapat mengakses kanal resmi melalui bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id. [azz]