Hati-hati, Jangan Berteduh di Bawah Pohon Bercat Merah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pohon yang berada di sepanjang jalan raya seringkali menjadi satu tempat untuk berteduh bagi pejalan kaki di saat hujan. Namun, warga diminta untuk tidak melakukannya lagi untuk berteduh di bawah pohon, khususnya untuk pohon yang terdapat cat merah. Cat tersebut menandakan pohon itu rawan tumbang.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Distamkam) DKI, Catharina Soeryowati memperingatkan agar masyarakat tidak bernaung di bawah pohon bercat merah, apalagi bila hujan deras disertai angin kencang. “Cat merah itu merupakan tanda pohon rawan tumbang yang merupakan pengingat bagi petugas kami,” ujar Catharina, Rabu (2/2).

Berdasarkan data dari Distamkam DKI, setidaknya ada 2.000 pohon yang dinyatakan sudah tidak layak dan harus di tebang, karena dinilai rawan tumbang. Data ini didapat dari penelitian pada 100 ribu pohon, yang dilakukan sejak tahun 2007 silam.  Ia mengatakan, pohon tersebut akan ditebang dan diganti dengan pohon yang kualitasnya lebih baik, seperti pohon mahoni.

Lihat Gambarnya: Tumbangnya pohon kita

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.