Hati-hati Konsumsi Obat Sakit Kepala bagi Ibu Hamil

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Ibu yang sedang dalam kondisi hamil sebaiknya berhati-hati untuk mengonsumsi jenis obat-obatan. Meski penyakit yang dialami hanya sekedar sakit kepala.

Apalagi jika obat yang dikonsumsi tersebut bukanlah melalui resep dokter dan dijual bebas di pasaran.

Menurut Dr Nasruddin AM SpOG, spesialis kebidanan dan kandungan, sakit kepala (sefalgia) pada kehamilan merupakan hal yang umum terjadi sebagai respon terhadap peningkatan kadar hormon dan perubahan aliran darah selama kehamilan. Namun jika hal tersebut sangat mengganggu, maka ibu harus mengonsumsi obat.

"Namun umumnya obat sakit kepala yang ada di pasaran kurang begitu aman untuk kehamilan, yang bisa direkomendasikan adalah minum obat sakit kepala yang mengandung golongan Paracetamol saja," kata Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Fakultas Kedokteran, Universitas Muslim Indonesia, Makassar ini.

Dr Nasrudin juga menganjurkan, selama kehamilan sang ibu agar dapat istirahat yang cukup dan hindari kebiasaan merubah posisi secara tiba-tiba (misalnya dari baring langsung berdiri).

"Karena ini akan menyebabkan perubahan aliran darah dalam tubuh menjadi kurang seimbang," ungkapnya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.