Hati-hati, Main Layang-layang Berisiko Tersengat Jaringan Listrik PLN

Donny Adhiyasa

VIVA – Pada sebagian daerah, bermain layang-layang menjadi budaya lokal yang dilestarikan. Terlebih pada saat Pandemi COVID-19 dan libur sekolah kali ini, bermain layang-layang menjadi pilihan menyenangkan untuk menghabiskan waktu senggang.

Tetapi faktor kecepatan angin, kemampuan mengendalikan layang-layang serta lokasi bermain layang-layang yang dekat jaringan listrik, tentunya menimbulkan risiko bahaya.

Sejumlah kejadian yang disebabkan aktivitas bermain layang-layang dan tersangkut ke jaringan listrik berakibat fatal yang diderita para korban.

Pada Juli 2019 lalu, 2 bocah di Sidoarjo, Jawa Timur nyaris kehilangan nyawanya akibat tersengat listrik tatkala layang-layang yang dimainkan oleh mereka tersangkut di jaringan sutet PLN.

Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa bermain balon udara/layang-layang (khususnya jenis sowangan) memiliki risiko tinggi tersangkut pada tower/jalur transmisi PLN.

Baca juga: Cantik Banget, Wajah Muda Tri Rismaharini Versi FaceApp

Bermain balon udara, bermain layang-layang diakui sudah menjadi bagian dari tradisi atau budaya di daerah tertentu namun sebaiknya dilaksanakan di area yang jauh dari jaringan instalasi PLN.

Dilansir dari laman Instagram @pln_id, PLN berharap kerja sama dari masyarakat untuk menjaga keamanan instalasi jaringan listrik, khususnya di jalur transmisi dengan tidak bermain balon udara ataupun layang-layang di dekat tiang listrik PLN.

Hal itu agar pasokan jalur transmisi PLN dan suplai energi listrik kepada pelanggan tetap aman.

Baca juga: Viral Video Ahmad Dhani Sambangi Kantor Anies Diajak Keliling