Hati-hati, Makan Mi Ayam Bakso Pasca Lebaran Bikin Gemuk

·Bacaan 1 menit

VIVA – Hidangan khas Lebaran biasanya memiliki rasa yang kuat dengan beragam rempah. Meski lezat, lidah kerap merasa bosan dan memilih makanan alternatif lain seperti mi ayam bakso yang ternyata malah picu kegemukan. Kok bisa sih?

Dijelaskan dokter spesialis gizi klinis, dr. Ida Gunawan, MS. Sp.GK(K), sajian dengan bahan utama mi memiliki kadar hingga 420 kalori. Dengan tambahan lauk lain seperti bakso, bisa mengandung 60 kalori. Dengan kata lain, terlalu banyak mengonsumsi mi ayam bakso dapat membuat lemak menumpuk tanpa disadari.

"Tergantung baksonya berapa, kalau satu kandungannya 60 kalori. Kan, nggak mungkin cuma makan satu, minimal dua, berarti sudah makan lebih dari 500 kalori," ujarnya dalam acara Hidup Sehat tvOne, beberapa waktu lalu.

Belum lagi, tambahan bumbu seperti saus, sambal, kecap, dan cuka yang dapat memicu gangguan pencernaan lantaran rasa pedas dan asam berlebih. Selain itu, tingginya karbohidrat dalam semangkuk mi ayam bakso bisa membahayakan pengidap diabetes.

"Kandungan karbohidratnya tinggi, kalau mereka yang memiliki penyakit diabetes atau kencing manis harus menghindari fluktuasi loncatan gula darah yang tinggi," jelasnya.

Untuk itu, dokter Ida memperbolehkan asupan mi ayam bakso selama tidak dalam porsi berlebihan, apalagi di momen Lebaran. Ia menyarankan, semangkuk mi ayam bakso juga harus disertai diet seimbang.

"Yang penting harus ikuti diet seimbang, tapi kita kekurangan satu komponen, yakni serat seperti tauge dan selada. Kalau perut kosong harus dibatasi," bebernya.