Hati-hati Memilih Aplikasi, Bisa Gagal Hijrah

Krisna Wicaksono

VIVA – Dunia digital memungkinkan kita untuk mengetahui dan belajar tentang banyak hal, yang sebelumnya tidak terbayangkan. Dengan kehadiran internet, seolah dunia bisa ditelusuri cukup dengan duduk di sofa atau sambil berbaring di tempat tidur.

Selain melihat budaya dan mengetahui kebiasaan warga di negara lain, internet juga memungkinkan kita untuk belajar dengan lebih mudah dan nyaman. Saat ini, banyak aplikasi yang dibuat sebagai sarana untuk mempelajari hal-hal yang ingin kita ketahui lebih dalam.

Baca juga: Ada Kabar Baik untuk Para Guru di Indonesia

Ketua Umum Jam’iyyatul Qurrawal-Huffazh, KH Saifullah Ma’shum menyatakan, salah satu cara untuk mendukung kegiatan beribadah puasa adalah dengan memanfaatkan kehadiran teknologi aplikasi digital. Namun, harus yang sumbernya terpercaya.

“Gunakan aplikasi digital Alquran yang sumbernya jelas dan terpercaya, agar tidak tergelincir dengan pemahaman yang keliru tentang ajaran Islam, dan dapat lebih dekat dengan ajaran Islam yang diajarkan para ulama.” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip Kamis 14 Mei 2020.

“Aplikasi digital yang terpercaya bagi umat Islam,dapat menjadi salah satu sarana berhijrah bagi anak muda untuk memahami ajaran agamanya, dengan pondok pesantren tetap menjadi titik episentrumnya,” kata dia menambahkan.

Sementara itu, Chief Executive Officer aplikasi Aminin, Herujito mengatakan bahwa adanya aplikasi yang terpercaya sumbernya dapat mendorong kaum milenial, untuk lebih memiliki gairah membaca dan memahami kitab suci.

“Kontennya dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan nash dan sanad. Konten dikurasi, disupervisi dan diverifikasi langsung oleh para ulama,” tutur Herujito.

Ia menjelaskan, beberapa fitur unggulan yang disediakan Aminin yaitu Al-Qur’an, LatihQur’an, dan Diskusi. Aplikasi ini juga memiliki fitur pengingat waktu salat, penunjuk arah kiblat dan adzan.

Aplikasi Aminin

Fitur yang membuat Aminin beda dari yang lain, yakni LatihQur’an yang terdiri dari dua level, yaitu pemula dan mahir. Fitur ini mensyaratkan pengguna menjawab pertanyaan dengan benar, sebelum melangkah ke tingkat berikutnya.