Hati-hati Naik Becak di New York

Ghiboo.com - Jika Anda berencana menikmati suasa kota New York dengan menggunakan becak, atau pedicap Anda harus ekstra hati-hati dan jangan sampai salah pilih.


Baru-baru ini kenyamanan para turis yang akan menikmati suasa kota New York dengan menggunakan becak cukup terganggu, hal ini disebabkan ada sebagian oknum tukang becak memasang tarif yang cukup tinggi di atas standar yang sudah ditetapkan.


Belum lama ini dua keluarga dari Texas dan Maryland diminta untuk membayar lebih dari 400 US dollar, atau Rp3,8 juta setelah berkendara sekitar 10 menit. Mereka sangat terkejut karena harganya jauh berbeda dengan apa yang tertera di daftar harga yang ada.


Insiden pemerasan ini sontak menjadi perhatian seruis semua pihak berwenang di kota New York, dan menjadi pemberitaan khusus di berbagai media surat kabar di kota tersebut.

New York City Department of Consumer Affairs, yang memberikan izin beroperasi kepada becak-becak itu, meminta para turis untuk melaporkan hal-hal yang mereka anggap merugikan sehingga dapat dilakukan tindak lanjut, ujar juru bicara Abby Lootens.


"Tukang becak memang dibolehkan untuk menentukan sendiri harganya, tapi tidak setinggi itu. Ini adalah cara pemerasan terbaru dan kami akan selidiki," ujar Lootens seperti dikutip dari Smh, Senin (29/10).


Saat ini, para turis suka dibingungkan dengan daftar harga naik becak di kota New York. Harga naik becak di kota New York terdapat 4 tipe yakni harga di muka, harga per blok, harga per orang, dan harga per lokasi.


Untuk hitungan harganya sendiri meliputi, menaiki becak akan dikenakan biaya sebesar 5 US dollar (Rp50 ribu), ditambah 1-2 US dollar (Rp10-20 ribu) per blok pendek, dan 3-5 US dollar (Rp30-50 ribu) per blok panjang.


Dengan beragamnya daftar harga tersebut membuat turis bisa saja tertipu dan mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak, seperti yang dialami oleh kedua keluarga wisatawan tersebut.


Nah, untuk itu Anda harus ekstra hati-hati jika ingin menggunakan becak di kota New York.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.