Hati-hati, Sentuh Messi Bisa Dipecat Barcelona

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Bocornya kontrak Lionel Messi berimbas besar bagi Barcelona. Kestabilan di manajemen hingga ruang ganti Barca goyah karena detail kontrak Messi yang begitu tinggi.

El Mundo yang pertama kali membongkar detail kontrak Messi. Akibatnya, ada yang menuding Messi jadi biang keladi dalam krisis keuangan Barca karena gajinya yang terlalu tinggi.

Dalam detailnya, Messi digaji hingga €555 juta atau senilai Rp9,4 triliun sejak 2017 hingga musim panas 2021 nanti. Pun, itu belum termasuk bonus yang diterima Messi senilai €138 juta tiap tahunnya.

Sampai sekarang, Barca tak tahu siapa yang membocorkan kontrak tersebut. Namun, mereka mengaku akan menyelidikinya.

Pelatih Barca, Ronald Koeman, sampai angkat bicara soal kasus ini. Koeman meminta manajemen Barca memecat siapa saja yang terlibat dalam kasus pembocoran kontrak Messi.

"Konyol, kalau ada orang yang berpikir Messi berkontribusi atas krisis keuangan Barca. Siapa pun yang mengungkapnya, punya niat jahat kepada Barca," kata Koeman dilansir Sky Sports.

"Tak ada masa depan bagi mereka yang membocorkannya, termasuk siapa saja di dalam klub ini," lanjutnya.

Manajemen Barca memang berniat mengambil langkah hukum terhadap El Mundo. Mereka tak terima dengan berita yang beredar karena telah berdampak buruk terhadap kestabilan tim.

Misinterpretasi bertebaran di mana-mana dan mengaitkan krisis keuangan Barca dengan Messi.

"Jasa Messi begitu besar. Banyak trofi yang sudah dipersembahkannya. Sudah sewajarnya, rasa hormat diberikan kepada dia," ujar Koeman.