Hati-hati, Stres Bisa Sebabkan Gula Darah Tinggi

·Bacaan 1 menit

VIVAGula darah tinggi sering ditemui dalam beberapa kondisi pasien. Disebut juga hiperglikemia, kondisi ini terjadi karena kadar gula darah dalam darah yang tinggi melebihi kadar gula darah normal.

"Diabetes itu dalam kondisi kronik, kondisi yang lama," kata spesialis penyakit dalam, dr. Wismandari Wisnu, Sp.PD-KEMD dalam program Hidup Sehat tvOne, Rabu 25 Agustus 2021.

Lantas, apa yang memicu terjadinya kenaikan gula darah dalam tubuh? Menurut Wismandari Wisnu, salah satu pemicunya stres.

"Stres itu ada hormon-hormon yang malah meningkatkan gula darah, misalnya hormon adrenalin, banyak hormon atepolamin dan lain hormon itu justru meningkatkan gula darah dan kalau stres itu naik. Jadi hormon insulin yang dulu gula darahnya tetap tapi hormon lain meningkatkan gula darahnya meningkat jadi gak seimbang," kata dia.

Namun, bagaimana jika mengalami stres dan gula darah terus-terusan tinggi dan susah turun? Terkait hal itu, Wismandari menjelaskan, jika kadar gula darah terus meninggi dan sulit turun maka orang tersebut bisa dikategorikan sebagai orang dengan diabetes.

"Itu diabetes walaupun ada stres yang terus-terusan kalau dia bukan diabetes dia punya kompensasi jadi mestinya gulanya turun. Kalau dia stres dan gulanya enggak turun itu diabetes," kata dia.

Lantas, bagaimana cara menurunkan gula darah agar tidak berujung pada diabetes?

"Ada sekali (cara menurunkannya), justru pernah naik gula darah sekali itu warning jangan sampai terus bablas jadi diabetes. Caranya orang tahu mulai dari hidup sehat, olahraganya ditingkatkan, makannya jangan terlalu banyak mengandung karbohidrat jangan banyak-banyak, kita makan nasi bisa 3/4 piring sebenarnya 1/4 piring. Sayurnya diperbanyak, intinya mulai hidup sehat, perbaiki makannya dan mulai olahraga," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel