Hati Seorang Ibu Bisa Lebih Tegar dari Hempasan Masalah Hidup

Fimela.com, Jakarta Memiliki sosok pahlawan yang sangat berjasa dalam hidupmu? Punya pengalaman titik balik dalam hidup yang dipengaruhi oleh seseorang? Masing-masing dari kita pasti punya pengalaman tak terlupakan tentang pengaruh seseorang dalam hidup kita. Seperti pengalaman Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba My Hero, My Inspiration ini.

***

Oleh: Heni Pratiwi - Bali

Jika kalian ingin tau sosok pahlawan dalam hidupku, mungkin jawabannya akan terdengar cukup klise karena tak bisa dipungkiri 90% penduduk di dunia menyatakan ibu adalah sosok pahlawan mereka, begitu pula aku. Mungkin hal Ini sudah biasa bagi orang lain tapi memang ibu adalah orang yang sangat memegang peranan penting dalam hidupku beliau bukan hanya berhasil jadi sosok seorang ibu yang baik juga sebagai teman sebaya tempatku berbagi keluh kesah. Ibu adalah wanita terhebat yang pernah kukenal tidak pernah putus asa meski banyak cobaan yang datang dan selalu mengajarkanku menjadi orang yang sabar dan tidak terburu buru kalau istilah gaulnya sih "ngegas" jika dihadapkan pada sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginanku.

Bicara tentang sabar mungkin kalau ada lomba kesabaran tingkat provinsi ibuku juaranya. Kadang kala aku heran hatinya terbuat dari apa sampai bisa sesabar itu ketika segalanya tidak berjalan sesuai dengan keinginannya. Yang beliau lakukan hanya tersenyum dengan sangat manis, selalu optimis dan bilang semuanya akan baik baik saja, bahkan saat ayahku memutuskan untuk menikah lagi karena ibuku tidak bisa melahirkan anak laki laki pun beliau hanya tersenyum. Sungguh menyebalkan karena ibuku bahkan tidak berniat untuk menentang keputusan ayahku yang seenaknya itu.

Ketika aku mencoba untuk memberi saran ke ibuku untuk sekadar melawan keputusan ayahku beliau hanya menggeleng dan bilang seiring berjalannya waktu ayah akan sadar dengan perbuatannya. Sungguh aku tidak bisa berkata apa-apa lagi. Ibuku menyembunyikan lukanya untuk dirinya sendiri tanpa berencana untuk meluapkannya beliau hanya memendamnya dalam hati.

 

Kesabaran Ibu

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Kesabaran ibuku kembali diuji ketika ayahku benar benar lupa akan anak perempuannya setelah mempunyai anak laki laki dari istri barunya. Namun, tak disangka beberapa bulan setelahnya ibu tiriku memilih kabur dan meninggalkan anaknya yang baru beberapa bulan tanpa ASI. Ibuku orang yang luar biasa yang mampu merawat anak dari orang yang sudah menyakiti hatinya. Beliau orang yang sangat istimewa dan betapa beruntungnya aku terlahir sebagai putrinya.

Aku juga teringat masa masa kuliahku dulu saat ayah mulai menyerah untuk membiayaiku, ibu berjuang mencari uang untuk bayar uang semesteran. Sementara aku? Tidak ada yang bisa kuperbuat selain meminta uang pada ibuku yang sudah berjuang mati-matian itu. Ayahku tipe orang yang keras dan mudah menyerah saat rencananya tidak mulus seperti saat dana kuliahku terputus di tengah jalan. Ayahku menyerah dan sekali lagi, jika saja bukan karena ibu mungkin saat itu aku sudah putus kuliah dan tak tahu jadi apa sekarang.

Wonderwoman menyelamatkanku membuatku jadi seperti sekarang punya pekerjaan yang layak dan pengetahuan yang cukup untuk menunjang hidupku. Terkadang aku merasa tidak berguna karena sampai sekarang belum bisa membahagiakan beliau. Tapi sungguh setiap kata yang terucap dari bibirnya menenangkan jiwaku beliau hanya ingin anak anak nya sukses. Sungguh tujuan yang sangat mulia.

Aku ingin mewarisi sifat ibuku setelah aku menjadi ibu nanti, karena kasih yang aku dapatkan saat Ini tidak bisa dibalas dengan materi tapi dengan menjadi orang yang berada di posisi yang sama dengan beliau. Maafkan aku yang selalu jadi anak pembangkang dan melanggar nasihat ibu. Tapi satu hal yang harus ibu tahu, ibu adalah wanita terhebat yang pernah kukenal. Aku berjanji akan menekuni profesiku sampai jadi orang sukses sehingga ibu merasa bangga telah memiliki aku sebagai putrimu. Semoga ibu senantiasa diberkahi kesehatan oleh Tuhan, tetap menemaniku sampai nanti dan selalu memperlakukanku seperti sekarang. Aku sayang ibu.

#GrowFearless with FIMELA