Hatta: Delapan Smelter Siap Beroperasi

  • Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNnews.com
    Warning! Bank Mandiri Akuisisi BTN, Kredit Pemilikan Rumah Terancam Pu …

    TRIBUNNEWS.COM - Serikat karyawan Bank BTN mengingatkan, Bank Mandiri miskin pengalaman dalam hal penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR). …

  • Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Tempo
    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menyatakan utang luar negeri Indonesia pada Februari 2014 mencapai US$ 272,1 miliar atau sekitar Rp 3.106,9 triliun. Nilai utang luar negeri Indonesia membengkak 7,4 persen dibanding Februari 2013 dan lebih besar ketimbang pertumbuhan pada Januari 2014 yang mencapai 7,2 persen. (Baca: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 3.106,9 Triliun). …

  • Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal

    Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal

    Merdeka.com
    Bila dicaplok Mandiri, pekerja BTN khawatir PHK massal

    MERDEKA.COM. Rencana Kementerian Badan Usaha Milik Negara menjalankan merger PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) dengan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dituding memunculkan risiko terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. …

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa memastikan delapan pabrik pengolahan bahan mineral atau smelter yang akan meningkatkan nilai tambah industri nasional, mulai beroperasi pada tahun ini.

"Yang sangat serius dan melakukan groundbreaking ada delapan," ujarnya usai rapat koordinasi di Jakarta, Rabu.

Hatta mengatakan pembangunan smelter tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menekan ekspor bahan mineral, serta mempercepat implementasi UU Minerba yang mengamanatkan pengolahan tambang paling lambat pada 2014.

"Intinya kita sangat konsisten terhadap 2014, dimana kita harus menyetop ekspor mineral dan barang tambang, ini (pembangunan smelter) adalah konsekuensi lahirnya UU Minerba," ujarnya.

Hatta mengharapkan industri yang belum mengembangkan proses hilirisasi segera membangun smelter, karena dalam jangka panjang pabrik pengolahan dapat meningkatkan nilai ekspor nasional, yang masih terpuruk akibat krisis global.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Thamrin Sihite menambahkan perusahaan yang berminat membangun smelter antara lain PT Sebuku Iron Lateritic Ores (Silo), PT Aneka Tambang, dan PT Meratus Jaya Iron and Steel.

"Dari swasta ini kelihatannya minatnya cukup banyak. Apalagi dari China, tinggal konsistensi pemerintah sekarang ini, sehingga tahun 2014 itu tidak boleh lagi kita mengekspor raw material," ujarnya.

Thamrin mengharapkan perusahaan tambang yang belum memiliki kemampuan membangun pabrik pengolahan dapat bekerjasama dengan perusahaan lain untuk membangun smelter tersebut.

"Asal investasi jelas, lokasi jelas dan sumber daya mineralnya ada, cukup untuk (membangun) itu. Kalau dia tidak punya (smelter) sendiri, dia outsourcing dengan yang lain," katanya.

Menurut dia, untuk meningkatkan minat industri dalam mengembangkan hilirisasi, pemerintah bisa mempertimbangkan pemberian insentif bagi perusahaan mineral yang ingin membangun smelter atau pabrik pengolahan ini.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...