Hatta: Delapan Smelter Siap Beroperasi

  • Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    Tempo
    Begini, Skema Kenaikan Tarif Listrik 2013-2014

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada 2013, pemerintah mulai menjalankan roadmap pengurangan subsidi listrik. Sejak saat itu, tarif listrik industri besar, menengah, dan rumah tangga mewah dinaikkan secara bertahap. Diharapkan, program ini dapat memangkas subsidi listrik sebesar Rp 10,96 triliun. (Baca juga : PLN Didesak Cabut Subsidi Rumah Mewah). …

  • Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    Merdeka.com
    Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    MERDEKA.COM. Koalisi Anti Utang (KAU) menyebut ketergantungan Indonesia pada utang asing khususnya pada Singapura berbahaya. Pasalnya, jika terjadi konflik, maka Singapura dapat menghancurkan Indonesia melalui aspek utang.Ketua KAU, Dani Setiawan, menuding Singapura sebetulnya hanya broker atau kepanjangan tangan investor dari negara Eropa. Maka dari itu, mereka memegang kendali supply utang."Dalam skenarionya seperti itu, di mana Singapura selama ini menjadi posisi tuan rumah lembaga investasi …

  • Garuda Operasikan 16 Penerbangan di Bandara Halim

    Garuda Operasikan 16 Penerbangan di Bandara Halim

    Tempo
    Garuda Operasikan 16 Penerbangan di Bandara Halim

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Garuda Indonesia akan mengoperasikan 8 slot penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dengan demikian, kata Vice President Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto, maskapainya akan mengoperasikan 16 penerbangan dalam sehari. …

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa memastikan delapan pabrik pengolahan bahan mineral atau smelter yang akan meningkatkan nilai tambah industri nasional, mulai beroperasi pada tahun ini.

"Yang sangat serius dan melakukan groundbreaking ada delapan," ujarnya usai rapat koordinasi di Jakarta, Rabu.

Hatta mengatakan pembangunan smelter tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menekan ekspor bahan mineral, serta mempercepat implementasi UU Minerba yang mengamanatkan pengolahan tambang paling lambat pada 2014.

"Intinya kita sangat konsisten terhadap 2014, dimana kita harus menyetop ekspor mineral dan barang tambang, ini (pembangunan smelter) adalah konsekuensi lahirnya UU Minerba," ujarnya.

Hatta mengharapkan industri yang belum mengembangkan proses hilirisasi segera membangun smelter, karena dalam jangka panjang pabrik pengolahan dapat meningkatkan nilai ekspor nasional, yang masih terpuruk akibat krisis global.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Thamrin Sihite menambahkan perusahaan yang berminat membangun smelter antara lain PT Sebuku Iron Lateritic Ores (Silo), PT Aneka Tambang, dan PT Meratus Jaya Iron and Steel.

"Dari swasta ini kelihatannya minatnya cukup banyak. Apalagi dari China, tinggal konsistensi pemerintah sekarang ini, sehingga tahun 2014 itu tidak boleh lagi kita mengekspor raw material," ujarnya.

Thamrin mengharapkan perusahaan tambang yang belum memiliki kemampuan membangun pabrik pengolahan dapat bekerjasama dengan perusahaan lain untuk membangun smelter tersebut.

"Asal investasi jelas, lokasi jelas dan sumber daya mineralnya ada, cukup untuk (membangun) itu. Kalau dia tidak punya (smelter) sendiri, dia outsourcing dengan yang lain," katanya.

Menurut dia, untuk meningkatkan minat industri dalam mengembangkan hilirisasi, pemerintah bisa mempertimbangkan pemberian insentif bagi perusahaan mineral yang ingin membangun smelter atau pabrik pengolahan ini.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...