Hatta: Delapan Smelter Siap Beroperasi

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa memastikan delapan pabrik pengolahan bahan mineral atau smelter yang akan meningkatkan nilai tambah industri nasional, mulai beroperasi pada tahun ini.

"Yang sangat serius dan melakukan groundbreaking ada delapan," ujarnya usai rapat koordinasi di Jakarta, Rabu.

Hatta mengatakan pembangunan smelter tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menekan ekspor bahan mineral, serta mempercepat implementasi UU Minerba yang mengamanatkan pengolahan tambang paling lambat pada 2014.

"Intinya kita sangat konsisten terhadap 2014, dimana kita harus menyetop ekspor mineral dan barang tambang, ini (pembangunan smelter) adalah konsekuensi lahirnya UU Minerba," ujarnya.

Hatta mengharapkan industri yang belum mengembangkan proses hilirisasi segera membangun smelter, karena dalam jangka panjang pabrik pengolahan dapat meningkatkan nilai ekspor nasional, yang masih terpuruk akibat krisis global.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Thamrin Sihite menambahkan perusahaan yang berminat membangun smelter antara lain PT Sebuku Iron Lateritic Ores (Silo), PT Aneka Tambang, dan PT Meratus Jaya Iron and Steel.

"Dari swasta ini kelihatannya minatnya cukup banyak. Apalagi dari China, tinggal konsistensi pemerintah sekarang ini, sehingga tahun 2014 itu tidak boleh lagi kita mengekspor raw material," ujarnya.

Thamrin mengharapkan perusahaan tambang yang belum memiliki kemampuan membangun pabrik pengolahan dapat bekerjasama dengan perusahaan lain untuk membangun smelter tersebut.

"Asal investasi jelas, lokasi jelas dan sumber daya mineralnya ada, cukup untuk (membangun) itu. Kalau dia tidak punya (smelter) sendiri, dia outsourcing dengan yang lain," katanya.

Menurut dia, untuk meningkatkan minat industri dalam mengembangkan hilirisasi, pemerintah bisa mempertimbangkan pemberian insentif bagi perusahaan mineral yang ingin membangun smelter atau pabrik pengolahan ini.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...