Hatta: Indonesia Harus Kurangi Impor Bahan Baku

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Presdir: Permohonan keberatan pajak BCA sesuai aturan

    Presdir: Permohonan keberatan pajak BCA sesuai aturan

    Merdeka.com
    Presdir: Permohonan keberatan pajak BCA sesuai aturan

    MERDEKA.COM. Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hadi Purnomo sebagai tersangka kasus pajak PT Bank Central Asia. Saat menjadi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan 2002-2004, Hadi diduga mengubah keputusan permohonan keberatan BCA atas Surat Ketetapan Pajak Nihil (SKPN) Pajak Penghasilan (PPh) badan tahun pajak 1999. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

Jakarta (ANTARA) - Indonesia harus mengurangi impor bahan baku yang jumlahnya semakin besar dan mengurangi ekspor bahan mentah, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, M. Hatta Rajasa, seusai rapat koordinasi Menko Perekonomian, di Jakarta, Rabu (7/9).

"Semakin tinggi pertumbuhan sektor industri dalam negeri, maka semakin banyak kebutuhan bahan penolong impor. Oleh karena itu, kita akan membangun pabrik-pabriknya (bahan baku) di dalam negeri," kata Hatta.

Indonesia dapat memanfaatkan pengurangan maupun pembebasan pajak penghasilan (tax allowance dan tax holiday) untuk membantu mendirikan industri petrochemical dan industri bahan baku, tambah Hatta.

Hatta mengatakan, tim Peningkatan Ekspor dan Peningkatan Investasi (PEPI) juga telah mencermati upaya dalam meningkatkan ekspor bahan baku yang tidak hanya mementingkan sisi kuantitas, namun juga memerhatikan sisi kualitas barang yang diekspor.

"Artinya bahwa hilirisasi dari produk ekspor yang lebih kepada bahan mentah harus menjadi perhatian serius agar bisa dikurangi," ujar Hatta.

Hatta menegaskan, upaya tersebut dilakukan untuk memperluas pasar domestik dan tidak menjadikan Indonesia sebagai pasar domestik bagi negara lain meski Indonesia tetap menganut sistem pasar yang terbuka.

"Dengan membangun industri manufaktur, hal itu merupakan penyerapan tenaga kerja yang besar serta dapat mengisi pasar domestik dan ekspor," kata Hatta. Ia menambahkan, hal itu juga didorong untuk memenuhi bahan baku Indonesia karena impor bahan baku dalam negeri masih tinggi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, pada tahun 2010, nilai impor Indonesia sebesar 135,61 miliar dolar AS, naik 40,05 persen dari tahun 2009 (96,83 miliar dolar AS).

Peningkatan nilai impor bahan baku Indonesia pada 2010 sebesar 41,73 persen, menjadi 98,69 miliar dolar AS, dimana pada tahun 2009 sebesar 69,63 miliar dolar AS.

Sejumlah negara yang menjadi pengimpor non-migas terbesar ke Indonesia pada tahun 2010 secara berturut-turut yaitu China (19,69 miliar dolar AS), Jepang (16,91 miliar dolar AS), dan Singapura (10,05 miliar dolar AS).


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...