Hebat, Pasukan Kostrad TNI Penemu Harta Gurkha Sergap Bandar Wanita

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pasukan militer Komando Cadangan Strategi Angkatan Darat (Kostrad) Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang menemukan harta peninggalan tentara elite Gurkha baru saja menorehkan prestasi luar biasa dalam melaksanakan operasi Satuan Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamatas).

Pasukan dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara 16 Sula Bhuana Cakti, Divisi 3 Kostrad tersebut, baru saja berhasil menggagalkan transaksi narkotika di perbatasan NKRI dengan Malaysia.

Berdasarkan keterangan resmi Yonarhanud 16/SBC Kostrad dilansir VIVA Militer, Rabu 10 Februari 2021, transaksi narkotika itu terjadi di wilayah Desa Ketaban, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur.

Jadi ceritanya begini, prajurit TNI Yonarhanud 16/SBC Kostrad mendapatkan informasi tentang maraknya transaksi narkotika di wilayah perbatasan. Dari informasi itu dilakukan pendalaman hingga menemukan titik terang tentang rencana transaksi barang haram.

Ternyata hal itu benar, Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC dari Pos Salang berhasil menyergap seorang bandar narkoba wanita di Jalan Simpang Tetaban, Kecamatan Sebuku, saat akan melakukan transaksi jual beli sabu-sabu.

Pelaku diringkus dan dari tangannya ditemukan paket sabu-sabu seberat 3,59 gram. Pelaku berinisial RZL berusia 52 tahun.

"Dari hasil penyelidikan dan pendalaman oleh tim Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC yang berada di wilayah Sebuku, diperoleh informasi bahwa pelaku akan menjual barang tersebut kepada seseorang dengan harga 5 juta rupiah," kata Komando Pos Salang, Letnan Dua Arh Fajrihan.

Perlu diketahui, Satgas Pamtas Yonarhanud 16/SBC merupakan batalyon yang baru saja berhasil menemukan harta milik pasukan Gurkha di hutan sekitar Desa Lumbis, Kecamatan Lumbis Hulu, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur.

Harta itu merupakan benda bersejarah yang menjadi saksi pertempuran hebat dalam peristiwa konfrontasi RI dengan Malaysia pada tahun 1965.

Harta itu berupa munisi aktif berkaliber besar, 7,61 milimeter. Jumlahnya pun tak sedikit, ketika lokasi digali prajurit Yonarhanud 16/SBC, ditemukan total 1.201 butir munisi. Harta pasukan Gurkha ditemukan dalam kondisi terkubur ada kedalaman 40 sentimeter di dalam tanah.

Baca: Masuk Papua, Ternyata Kolonel Kopassus Ini Pemilik Gelar Langka TNI AD