Heboh 2 Perempuan Dapat Hasil Swab Antigen Tanpa Dites, Begini Penjelasan Farmalab

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Media sosial Instagram dihebohkan dengan pelanggan drive thru swab test antigen Covid-19 di Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang yang diduga mendapatkan hasil negatif tanpa dites.

Video yang mulai beredar luas tersebut bahkan diposting ulang berkali-kali oleh akun berfollowers jutaan warganet hingga menuai kecaman. Pasalnya, dua wanita tersebut mengaku baru dimintai identitas KTP dan mengisi formulir, kemudian membayar sesuai tarif tes.

Tak lama kemudian, hasil swab test antigen pun keluar. Padahal, keduanya mengaku belum dites sama sekali oleh petugas yang berada di lokasi kejadian.

Farmalab selaku penyedia jasa laboratorium swab test antigen, rapid test dan PCR test di Bandara Internasional Soekarno Hatta, membenarkan adanya persitiwa tersebut.

"Setelah dilakukan penelusuran secara internal dan investigasi di lapangan, kejadian dimaksud benar terjadi di lokasi layanan Farmalab drive thru Bandar Udara Soekarno Hatta," ungkap Syafina Amorita, selaku Media Relation Farmalab dalam rilis yang diterima awak media, Sabtu (30/1/2021).

Dia menegaskan, kejadian tersebut tidak ada motif kesengajaan, melainkan murni kelalaian dan keteledoran dari petugasnya. Syafina pun memastikan, bahwa kejadian tersebut baru pertama kali terjadi.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Petugas Diberi Sanksi Tegas

Tenaga kesehatan bersiap mengambil sampel lendir untuk tes usap PCR drive thru di halaman Rumah Sakit Pertamina Jakarta (RSPJ), Rabu (6/1/2021). Kegiatan tes usap drive thru di RSPJ digelar setiap hari mulai pukul 08.00 WIB- 16.00 WIB dengan tarif Rp900 ribu per orang. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)
Tenaga kesehatan bersiap mengambil sampel lendir untuk tes usap PCR drive thru di halaman Rumah Sakit Pertamina Jakarta (RSPJ), Rabu (6/1/2021). Kegiatan tes usap drive thru di RSPJ digelar setiap hari mulai pukul 08.00 WIB- 16.00 WIB dengan tarif Rp900 ribu per orang. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Setelah adanya komunikasi, pelanggan tersebut langsung dilakukan proses pemeriksaan Covid-19 dan disampaikan hasil tes yang sesuai. Farmalab pun langsung memberi sanksi tegas terhadap petugas yang memberi hasil tes sebelum pemeriksaan tersebut.

"Atas kelalaian dan keteledoran dimaksud, perusahaan telah menindak petugas sesuai aturan yang berlaku di Perusahaan," katanya.

Untuk menghindari kejadian serupa terulang, Farmalab akan lebih memperketat standar operasional prosedur pelayanan. Salah satunya dengan memasukkan proses validasi digital dalam setiap kegiatan operasionalnya.

Farmalab pun meminta maaf kepada pelanggan yang telah dirugikan tersebut. "Perusahaan secara resmi meminta maaf dan mengapresiasi tindakan dengan tujuan baik tersebut untuk lebih meningkatkan layanan Farmalab ke depannya," tuturnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: