Heboh Dugaan Body Shaming pada Lifter Nurul Akmal

·Bacaan 1 menit

VIVA – Dugaan body shaming muncul mengiringi kepulangan kontingen Indonesia yang tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Rombongan Indonesia baru saja tiba di Bandara Soekarno-Hatta semalam, Rabu 4 Agustus 2021.

Setiap atlet dipanggil untuk menerima bunga. Namun, sebuah insiden muncul saat lifter Nurul Akmal dipanggil.

Terdengar celetukan, "Yang paling kurus!" Suara pria tersebut terdengar lumayan kencang dan membuat beberapa orang menengok.

Momen tersebut diunggah oleh pemilik Twitter @beommchris. Unggahan ini menjadi viral di internet.

"Min ini aku salah denger atau gmn ya, ada yg nyeletuk 'yang paling kurus' pas kak nurul lewat. Menurutku gak lucu ada yg ngomong begitu lah," ungkap @beommchris

Cuitan tersebut mendapat tanggapan dari Twitter Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta. Sang admin berjanji akan mengecek kejadian tersebut.

"Astaga, prihatin banget dengernya (Crying face). Mimin akan bantu cek di live IG dan dokumentasi internal semalam, semoga ada petunjuk ya. Semangat Dek Nurul!!!!!" ungkap @imigrasi_soetta.

Nurul Akmal tampil di cabang angkat besi cabang +87 kg putri. Dia menduduki posisi kelima dengan total angkatan 256 kg.

Tampil di Tokyo International Forum, Senin 2 Agustus 2021, Nurul sebenarnya berhasil menyelesaikan tiga kesempatan angkatan snatch dengan sukses.

Snatch pertama, Nurul berhasil mengangkat bebas seberat 107 kg. Kemudian, lifter asal Aceh itu mampu menaikkan total angkatannya menjadi 111 kg, dan pada kesempatan snatch terakhir, Nurul mengunci total angkatan 115 kg.

Sayangnya, pada angkatan clean and jerk, Nurul hanya berhasil pada angkatan pertama. Di clean and jerk yang pertama, Nurul mencatatkan total angkatan 141 kg.

Akan tetapi, pada clean and jerk yang kedua, Nurul gagal mengangkat beban seberat 151 kg. Selanjutnya, pada clean and jerk terakhir, Nurul juga tak mampu mengangkat beban 154 kg.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel