Heboh Emak-Emak Bakar Diri di Tengah Jalan di Kotawaringin Timur

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Kotawaringin Timur - Aksi percobaan bunuh diri terjadi Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Seorang perempuan berinisial S (53), warga Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, nekat membakar diri di jalanan depan rumahnya.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Abdoel Harris Jakin diwakili Kapolsek Jaya Karya AKP Agoes Tri, Jumat (19/3/2021) mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan bahan dan keterangan. Saat ini perempuan tersebut masih dalam perawatan di Rumah Sakit Pratama Samuda. Belum bisa dimintai keterangan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul Jumat, 19 Maret, sekitar pukul 08.00 WIB. Belum diketahui motif perempuan paruh baya tersebut melakukan aksi bakar diri itu.

Saat kejadian, perempuan itu diketahui sedang berada di rumah sendirian, sementara anaknya sedang tidak ada di rumah karena sudah berangkat bekerja.

Kejadian itu berlangsung cukup cepat. Perempuan itu tiba-tiba keluar dari rumah menuju jalan aspal di depan rumahnya, sambil menenteng jeriken berisi bahan bakar minyak.

Dia kemudian menyiramkan bahan bakar ke tubuhnya, lantas mengeluarkan pemantik api dan langsung menyulut ke tubuhnya. Namun, saat api membakar tubuhnya, perempuan tersebut berteriak-teriak kesakitan.

Kejadian itu pertama kali diketahui seorang petugas pencatat meteran listrik yang sedang berada di sekitar lokasi. Petugas tersebut langsung berusaha menolong, dengan memadamkan api yang membakar tubuh perempuan itu, dibantu warga yang kemudian berdatangan.

Api sempat membakar beberapa bagian tubuh perempuan itu, di antaranya pada bagian muka. Warga kemudian langsung melarikan perempuan tersebut ke Rumah Sakit Pratama Samuda untuk diberikan pertolongan medis.

Menurut informasi, korban mengalami luka bakar cukup serius yakni sekitar 60 persen. Saat ini perempuan itu masih menjalani perawatan intensif.

Belum diketahui alasan emak-emak itu melakukan aksi bakar diri. Namun, ada informasi menyebutkan bahwa perempuan tersebut mengalami gangguan jiwa.

"Kami masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Setelah kondisinya membaik nanti yang bersangkutan kami mintai keterangan," kata Agoes Tri.

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

Simak juga video pilihan berikut ini: