Heboh Haaland Nyantri Sampai China dan Indonesia Jadi Korban BWF

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pembaca VIVA.co.id tertarik dengan lima berita yang ada di kanal bola dan sport pada Jumat 2 April 2021. Salah satunya adalah China dan Indonesia yang jadi korban ketidakadilan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

Lalu ada berita mengenai sikap Manny Pacquiao dalam menanggapi sikap anti-Asia di Amerika Serikat. Dia menantang para pelaku untuk berbuat hal serupa kepadanya.

Berita lainnya dari kanal bola terkait dengan viralnya seorang pria asing yang jadi santri di Tegalrejo. Pria tersebut memiliki kemiripan dengan striker Borussia Dortmund, Erling Braut Haaland.

Berikut lima berita terpopuler dari kanal bola dan sport VIVA.co.id:

1. Kejutan Timnas Armenia, Tampil Sempurna dan Kangkangi Jerman

Timnas Armenia mencuri perhatian sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa berlangsung. Sebab mereka kini bisa memuncaki Grup J dengan berada di atas Jerman.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Heboh Erling Braut Haaland Jadi Santri di Tegalrejo

Striker Borussia Dortmund, Erling Braut Haaland mendadak jadi buah bibir di Indonesia. Sebabnya, ada sebuah foto pria asing yang mirip dengannya menjadi santri di Tegalrejo.

Baca berita selengkapnya di sini.

3. Eks Pemain Inter Milan Aniaya Orang Tua Sendiri

Eks pemain Inter Milan, Fredy Guarin diamankan kepolisian Envigado, Kolombia. Dia melakukan penganiayaan terhadap orang tua sendiri. Videonya sedang mengamuk kini viral di media sosial.

Klik di sini untuk baca artikel lengkapnya.

4. Parah, China dan Indonesia Jadi Korban Ketidakadilan BWF

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) masih terus menjadi sorotan. Kali ini mereka dianggap tidak adil terhadap China dan Indonesia dan itu membuat kerugian besar.

Baca selengkapnya di sini.

5. Marak Anti-Asia di Amerika Serikat, Manny Pacquiao: Lawan Saya!

Manny Pacquiao geram juga melihat perlakuan rasisme kepada orang Asia yang ada di Amerika Serikat. Belakangan kerap muncul berita terkait hal itu. Dia menantang para pelaku anti-Asia tersebut berlaku hal seperti itu kepadanya.

Untuk berita lengkapnya dibaca di sini.