Heboh Hujan Es Gandeng Angin Kencang di Banyumas

·Bacaan 1 menit

Banyumas - Fenomena ekstrem dan langka berupa 'hujan es' terjadi di wilayah Kecamatan Gumelar dan Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas pada saat hujan deras Senin 27 Desember 2021 siang ini.

Hal itu terlihat dari video yang beredar di media sosial what's app dengan logat kental Jawa Banyumas khas Kecamatan Gumelar.

Dalam video tersebut warga merekam detik-detik butiran-butiran bening menyentuh jalan dan menimbulkan bunyi gemeretak di atap genteng maupun seng milik warga.

"Udan es temenan yakin, udan es. Kae mritik mritik neng aspal kae (Hujan es beneran ini yakin. Hujan es. Itu meletik-letik di jalan aspal," kata warga yang saling menimpali di video berdurasi 30 detik itu,dikutip Suaramerdeka.com.

Tak hanya itu, warga Desa Samudra Kulon, Kecamatan Gumelar, Nanang Nurani membenarkan adanya fenomena alam yang langka berupa hujan es yang terjadi di Gumelar tersebut.

Pada saat kejadian memang sedang terjadi hujan deras setelah sebelum waktu duhur cuaca siang sungguh terik.

"Tidak tahu es atau bukan yang pasti air sangat dingin sekali," katanya membenarkan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Dampak

Tak hanya hujan es, sebagian wilayah Kecamtan Gumelar usai hujan deras yang berlangsung tiba-tiba ini juga mengalami listrik padam.

Tak hanya di Kecamatan Gumelar, fenomena langka hujan es juga terjadi di Desa Cibangkong Kecamatan Pekuncen.

Sejumlah warga mengabadikan butiran-butiran hujan es sebesar kerikil yang masuk lewat lubang jendela dan genteng sebagaimana diperlihatkan di status media sosial warga bernama Nasiroh.

Foto-foto tersebut juga dikirimkan ke sejumlah grup media sosial warga wilayah Banyumas.

Sementara itu mendengar kabar tentang hujan es di wilayah Kecamatan Gumelar, koordinator satgas Taruna Siaga Bencana Ady Candra langsung melakukan kontak dengan warga Gumelar.

Untuk memastikan kondisi wilayah rawan bencana tanah longsor tersebut, pihaknya langsung meluncur ke lokasi terjadinya fenomena langka hujan es tersebut.

Dapatkan berita Suaramerdeka.com lainnya, di sini:

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel