Heboh Pengadaan Laptop Rp10 Juta Kemendikbud buat Pelajar

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pengadaan komputer jinjing atau laptop dan perangkat lainnya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuah heboh. Pasalnya dari informasi yang dihimpun, yang menjadi pertanyaan masyarakat harga satu laptop dari pengadaan seharga Rp10 juta satu per unit. Nilai itu dianggap tidak sebanding dengan spesifikasi Chrome Book yang dinilai tidak seharga Rp10 juta.

Ada yang pro dan kontra. Dari penulusuran VIVA dari media sosial twitter, ada akun atau warganet yang merasa tidak tepat pengadaan laptop dengan harga Rp10 juta per unitnya.

Sementara ada juga warganet yang menganggap pengadaan itu hanya rekomendasi spesifikasi saja dengan mata anggaran Rp10 juta maksimal.

Angka tersebut juga disebut termasuk pengadaan sejumlah perangkat seperti printer, modem, wireless router, scanner dan lain-lain tergantung kebutuhan daerah yang akan ditransfer.

Sebelumnya VIVA memberitakan,Pemerintah berencana untuk mengalokasikan dana sebesar Rp2,4 triliun untuk pengadaan sebanyak 240 ribu laptop yang bertujuan untuk mendukung proses Pembelajaran Jarak Jauh (PBB).

Rencananya, 240 ribu laptop beserta peralatan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) itu akan disebarkan ke 15.656 sekolah yang sudah mengajukan.

Baca juga: Apa Itu Chromebook? Laptop Merah Putih yang Dipesan Kemendikbud

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel