Heboh, Pengakuan Wanita Jadi Korban Sopir Angkot Cabul di Depok

Hardani Triyoga, Zahrul Darmawan (Depok)
·Bacaan 2 menit

VIVA – Seorang wanita mengaku menjadi korban pelecehan seksual atau eksibisionis saat berada di dalam angkutan kota (Angkot), di Depok, Jawa Barat. Peristiwa pahit itu diungkapkan korban melalui media sosial, dengan akun Depok24jam.

Dalam keterangannya, korban yang tidak diketahui identitasnya itu menyebut, kejadian bermula ketika dirinya hendak pulang ke Citayam mencari angkot di Jalan Margonda, depan Ramayana Plaza pada Kamis 11 Februari 2021.

"Tapi, niat mau mampir dulu ke Ramayana Plaza beli minuman. Tapi, ternyata masih tutup dan saya lanjut pulang naik angkot karena males nyebrang dan jalan lagi ke Stasiun Depok. Saya pikir juga saya santai enggak terburu-buru," katanya dikutip pada Sabtu, 13 Februari 2021

Saat itu, ada satu angkot yang kondisinya sepi dari penumpang. Dia pun enggak menaruh curiga terhadap sopir angkot tersebut.

"Biasanya kalau naik angkot saya selalu naik di samping sopir, enggak ada feeling apa-apa, saya langsung naik angkot sambil tanya bang. Ini sampai Stasiun Citayam kan, si sopirnya jawab iya doang. Oke, saya buka pintu mobil dan saya naik," tuturnya

Ketika itu, posisi angkot masih menunggu penumpang lainnya dan korban pun tak menaruh curiga. "Masih enggak ada feeling apa-apa, saya duduk disamping sopir, sambil mainin Hp, enggak ngeliat sekitar, cuma fokus sama Hp saya," tuturnya.

Kemudian, sekira 10 menit ngetem (menunggu), dan tidak ada penumpang lagi yang naik, angkot akhirnya mulai maju perlahan. Namun tiba-tiba sopir menunjukan gelagat aneh cabul.

"Baru banget sampai depan ITC Depok si sopir mulai nunjukin keanehan, dia kaya buka celananya gitu. Sorry, resleting celana atau apa saya enggak terlalu perhatiin. Tapi, dia sambil ngeliat ke saya terus," ujarnya

Merasa ada yang tidak beres, korban akhirnya memberanikan diri untuk kembali menoleh ke arah si sopir yang ternyata sedang masturbasi.

"Ya Allah, udah pikiran negatif banget, takut enggak diturunin atau dia tancap gas sesuka dia. Tapi Alhamdulillah Tuhan masih baik, saya langsung buka pintu mobil, saya turun karena posisinya dia bawa mobil pelan banget, super pelan," tuturnya.

Setelah korbannya turun dari angkot tersebut, si sopir langsung tancap gas. Diduga, ia panik lantaran saat itu korban dihampiri oleh sejumlah pengemudi ojek.

"Pas saya turun dari mobil kelihatan dia langsung agak kenceng bawa mobilnya karena saya turun dekat kaya halte gitu. Disitu ada beberapa tukang ojek dan mereka langsung nanya saya kenapa. Untung ada orang baik yang nganter pulang karena saya gemetaran dan pucat," jelasnya.

Di akhir pengakuannya, korban menerangkan jika dirinya berpenampilan sopan dan wajar ketika naik angkot.

"Hari itu saya pakai pakaian yang menurut saya enggak mengundang (nafsu). Saya pake outer panjang, kerudung segiempat menutupi dada, celana levis yang tidak ketat dan pakai masker," katanya.

Unggahan tersebut langsung diserbu warganet. Mereka berharap pelaku dapat segera tertangkap karena telah membuat resah.

Baca Juga: Ditagih Bayar Martabak, Preman Tebas Pedagang Pakai Golok