Heboh Pispot Dijual Online sebagai Keranjang Buah Tradisional Tiongkok

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pandemi COVID-19 membuat transaksi jual-beli di ranah digital kian berkembang. Berbagai produk sudah bisa ditemukan dengan mudah saat berselancar di dunia maya. Tapi, dalam beberapa kasus, ada barang dagangan di online shop yang kemudian menimbulkan kehebohan.

Melansir laman Mothership Singapore, Selasa (23/2/2021), laman e-commerce Amerika Serikat, Amazon, belakangan tengah jadi buah bibir. Pasalnya, terdapat barang berupa pispot dan dijual sebagai "keranjang buah tradisional Tiongkok tahun 1960-an." Model pispot ini dijelaskan sebagai toilet portabel yang digunakan di masa lalu, dan tempolong pada dasarnya adalah wadah bagi orang untuk meludah.

Dalam deskripsinya, si penjual menuliskan bahwa "keranjang buah" memiliki "warna dan corak yang indah" di bagian atas. Itu disebut mewakili "budaya tradisional Tiongkok" dan "melambangkan kebahagiaan hidup."

Menurut iklan yang dimaksud, barang tersebut dibuat melalui proses pengerjaan tradisional Tiongkok dan bahan enamel yang kemudian dibakar pada suhu 1,8 ribu derajat celcius. Ia juga memiliki "ketahanan suhu dan kekerasan yang tinggi."

Tinggi total ruang "penyimpanan buah" adalah 24,5 centimeter (cm), sementara diameternya 23 cm. Pispot itu juga dituliskan sebagai "ruang penyimpanan yang besar, sehingga bisa menyimpan buah apa saja."

Tak sampai itu situ, pihak penjual online juga mengklaim, "keranjang buah" itu memiliki banyak kegunaan. Selain sebagai keranjang buah, ia juga bisa digunakan sebagai ember es untuk menyimpan sampanye, anggur merah, dan minuman lain.

Beda Harga Terlalu Jauh

Pisopot dijual online di Amazon sebagai kantong buah tradisional Tiongkok. (dok. tangkapan layar Amazon)
Pisopot dijual online di Amazon sebagai kantong buah tradisional Tiongkok. (dok. tangkapan layar Amazon)

Penjual juga menambahkan bahwa barang itu "cocok untuk hadiah pindah rumah atau pernikahan." Juga, dapat digunakan sebagai "aksesori fesyen untuk dapur dan meja makan."

Mendapati deskripsi produk tersebut, banyak orang langsung mengkritik Amazon. Kebanyakan menuliskan bahwa mencantumkan pispot sebagai tempat menyimpan makanan adalah narasi yang menyinggung.

Menurut Global Times, tagar "cara lain menggunakan tempat ludah" jadi viral di platform media sosial Tiongkok, Weibo, dan mengumpulkan lebih dari 50 juta komentar. Beberapa pengguna, di sisi lain, lebih tersinggung dengan label harganya.

Amazon menjual barang itu senilai 68,45 dolar Amerika (Rp965 ribu). Namun, barang semacam itu biasanya dijual dengan harga lebih murah, yakni sekitar 28 yuan (Rp61 ribu) di Tiongkok. Pada Senin, 22 Februari 2021, laman iklan itu tampaknya telah dihapus dari Amazon, meski tangkapan layarnya masih beredar luas di jagat maya.

Waspada Penipuan Online Shop via Medsos

Infografis Waspada Penipuan Online Shop via Medsos. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Waspada Penipuan Online Shop via Medsos. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: