Heboh Postingan Mesut Oezil Usai Arsenal Dipecundangi Manchester City

·Bacaan 2 menit

VIVAMesut Oezil menjadi perbincangan netizen di media sosial setelah kelahan telak Arsenal dari Manchester City. The Gunners tak berdaya, dibantai 0-5 di Etihad Stadium, Sabtu 28 Agustus 2021.

Tanda-tanda kehancuran Arsenal sejatinya sudah terlihat sejak menit ke-12. Dalam periode ini, mereka sudah tertinggal 0-2. Ilkay Guendogan membuka keran gol Man City di menit ketujuh. Ferran Torres menggandakan keunggulan The Citizens lima menit berikutnya.

Arsenal semakin hancur ketika Granit Xhaka dikartu merah akibat melakukan tekel keras pada Joao Cancelo pada menit ke-35. Unggul jumlah pemain membuat City semakin leluasa. Mereka menambah gol pada menit 43.

Gabriel Jesus tanpa kesalahan membuat Leno memungut bola dari gawangnya untuk ketiga kali usai memaksimalkan umpan Jack Grealish. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Arsenal yang bermain dengan 10 orang tak berkutik di babak kedua. Mereka kebobolan dua gol oleh Rodri di menit ke-53, serta Ferran Torres (84'). Pertandingan tuntas dengan kemenangan telak Man City 5-0.

Usai pertandingan ini, nama Oezil pun menjadi trending di twitter. Yang menjadi penyebabnya, adalah cuitan pemain asal Jerman itu. "Percaya proses,"

Memang Oezil tak spesifik menujukan kata-kata itu kepada siapa. Namun, netizen meyakini cuitan Oezil itu untuk Arsenal. Bukan tanpa alasan, dia mempostingnya hanya beberapa saat setelah laga Manchester City vs Arsenal berakhir.

“Oezil tidak melakukan kesalahan tetapi masih memiliki cinta untuk Arsenal. Kita lihat dengan jelas. Bukan Arsenal yang membuat kita semua jatuh cinta. Banyak kesalahan, mulai dari perekrutan hingga penampilan," tulis seorang netizen.

"Auba dibayar mahal, dan lihat apa yang telah dia lakukan, dia belum pernah ke UCL. Sedangkan Anda membawa Arsenal ke UCL, Oezil pantas mendapatkan bayarannya, Auba tidak pantas mendapatkan uang yang dia dapatkan," sambung netizen lainnya.

Di sisi lain, kekalahan dari Manchester City membuat posisi Arsenal kini kian terpuruk. Pasukan Mikel Arteta jadi juru kunci lantaran belum sekali pun merasakan kemenangan dari tiga laga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel