Heboh Sertifikat Rumah Ibu Dino Patti Djalal Diserobot Mafia Tanah

Dedy Priatmojo
·Bacaan 2 menit

VIVA – Mantan Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal mengungkap kasus pencurian sertifikat rumah keluarganya sendiri belum lama ini. Dino mengatakan pencurian sertifikat rumah ini sangat terencana dan sistematis.

Melalui akun Twitter pribadinya, Dino berbagi cerita soal aksi penjarahan oleh para komplotan pencuri sertifikat rumah milik ibunya di kawasan Antasari, Jakarta Selatan. Sertifikat dicuri dan tiba-tiba beralih kepemilikan.

"Tahu2 sertifikat rumah milik Ibu saya telah beralih nama di BPN padahal tidak ada AJB, tidak ada transaksi bahkan tidak ada pertemuan apapun dgn Ibu saya," tulis Dino melalui akun twitter pribadinya, Selasa malam, 9 Februari 2021.

VIVA sebelumnya sudah meminta konfirmasi langsung kepada Dino Patti Djalal soal peristiwa yang dialami keluarganya itu. VIVA juga sudah meminta izin untuk mengutip cuitan tersebut.

Sekilas, mantan Staf Khusus Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono itu menyebut modus komplotan pencuri sertifikat rumah ini adalah mengincar target, membuat KTP palsu, berkolusi dengan broker hitam dan notaris bodong, memasang figur-figur mirip foto di KTP yang dibayar untuk berperan sebagai pemilik KTP palsu.

"Komplotan ini sudah secara terencana menargetkan sejumlah rumah ibu saya yang sudah tua," ujarnya.

Dino mengakui saat ini polisi sudah bergerak mengusut kasus tersebut dan segera menangkap para pelaku. Ia mengklaim aktor intelektual komplotan pencuri sertifikat rumah keluarganya sudah bisa diidentifikasi. Ia berencana mengungkap siapa aktor kejahatan ini pada saatnya nanti.

"Pada waktunya nanti akan saya sebarkan foto+ nama mrk. Sy yakin respon awal pimpinan komplotan ini nantinya adalah MENCOBA menyogok aparat keamanan agar bebas dr hukum. Jangan sampai!," ungkapnya.

Lebih jauh, Dino berharap polisi dapat segera mengungkap kasus ini dan membongkar siapa aktor intelektual dari kasus pencurian surat-surat berharga ini. Menurut Dino, para pelaku sangat lihai dan licin, sudah banyak masyarakat yang dirugikan.

"Sy mohon perhatian Gubernur @aniesbaswedan + Kapolda Metro utk meringkus SEMUA komplotan mafia tanah yg kiprahnya semakin rugikan + resahkan rakyat. Sy juga harap masyarakat agar berani lawan mafia tanah. Para korban mafia tanah agar bersatu melawan mrk #berantasmafiatanah," ungkapnya.


Mantan Staf Khusus Presiden SBY itu berharap polisi dapat membongkar tuntas aktor intelektual komplotan pencuri sertifikat rumah. "Bukan hanya menangkap kroco2nya. Komplotan ini sangat LIHAI & LICIN, dan sudah terlalu banyak merugikan rakyat," tulisnya.

Lebih lanjut, Dino mengakui aktor intelektual komplotan pencuri sertifikat rumah keluarganya sudah mulai bisa diidentifikasi. Ia berencana mengungkap siapa aktor kejahatan ini pada saatnya nanti.

"Pada waktunya nanti akan saya sebarkan foto+ nama mrk. Sy yakin respon awal pimpinan komplotan ini nantinya adalah MENCOBA menyogok aparat keamanan agar bebas dr hukum. Jangan sampai!," ungkapnya.

VIVA sedang berupaya mengkonfirmasi kasus ini kepada pihak Kepolisian, namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban.