Heboh Stadion JIS Jadi Kandang Timnas, Begini Kata Ketum Jakmania

·Bacaan 2 menit

VIVA – PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro) melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PSSI terkait penggunaan Jakarta Internasional Stadium untuk kegiatan Timnas Indonesia.

Pendatanganan kesepakatan ini berlangsung di JIS pada Selasa 17 Agustus 2021. Hadir pula Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi yang hadir dalam acara tersebut berterima kasih kepada PT Jakpro dan juga Anies Baswedan. Karena mereka diberi kesempatan menjadikan JIS sebagai homebase Timnas Indonesia.

Kabar ini ternyata mengejutkan pendukung Persija Jakarta, Jakmania. Padahal, pada awalnya stadion berkapasitas 82 ribu tempat duduk ini diproyeksikan sebagai kandang Persija.

Di media sosial, netizen mempertanyakan keputusan ini. Pasalnya, Timnas Indonesia sebelumnya sudah memiliki homebase di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Ketua Umum Jakmania, Diky Soemarno pun buka suara terkait hal ini. Dia mengaku tak tahu kerja sama seperti apa yang terjalin antara Jakpro dengan PSSI.

Sedari awal, kata Diky, Stadion JIS dibangun dari dan untuk masyarakat Jakarta. Sudah pasti yang menjadi prioritas utama adalah Persija, karena mewakili Jakarta di liga tertinggi.

Diky pun menyebut sebuah kehormatan bagi masyarakat Jakarta kalau stadionnya dipakai oleh Timnas Indonesia.

“Artinya, negara mengakui bahwa stadion JIS yang dibangun oleh pemprov Jakarta itu berkualitas sangat baik dan di atas semua stadion yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Namun, Diky menegaskan, Jakpro dan PSSI seharusnya sudah paham bahwa JIS bisa menjadi homebase Persija karena sejak pertama janjinya memang seperti itu.

"Jakpro dan PSSI pasti paham bahwa stadion itu adalah janji Gubernur untuk masyarakat Jakarta, khususnya the Jakmania. Dan sudah pasti the Jakmania berharap besar stadion itu bisa menjadi home basenya Persija, karena seharusnya memang seperti itu," kata Dicky kepada VIVA, Rabu 18 Agustus 2021.

Lebih lanjut, Dicky pun menyayangkan, selalu timbul masalah sejak Stadion JIS dibangun. Dia berharap, venue yang terletak di Tanjung Priok Jakarta Utara itu bisa segera selesai, agar baik-baik saja ke depannya.

Dari belum dibangun sampai proses pembangunan, ada aja konfliknya. Harapan saya simpel, Jakarta punya stadion sendiri yang bertaraf internasional," ucapnya.

"Mengenai itu stadion nanti dipakai sama siapa, terserah. Yang penting prioritas utama tetep Persija. Karena janjinya begitu," tegasnya.

Pernyataan Lengkap Ketua Umum Jakmania soal Stadion JIS Kepada VIVA:

Pertama, Kami tidak tahu pasti kerja sama apa yang terjalin antara PSSI dan Jakpro

Kedua, sedari awal, stadion JIS dibangun dari dan untuk masyarakat Jakarta. Sudah pasti yang menjadi prioritas utama adalah Persija, karena mewakili Jakarta di liga tertinggi

Ketiga, suatu kehormatan bagi masyarakat Jakarta kalau stadionnya dipakai sama timnas Indonesia. Berarti kan negara mengakui bahwa stadion JIS yang dibangun oleh pemprov Jakarta itu berkualitas sangat baik dan di atas semua stadion yang ada di Indonesia.

Keempat, Jakpro dan PSSI pasti paham bahwa stadion itu adalah janji gubernur untuk masyarakat Jakarta, khususnya the Jakmania. Dan sudah pasti the Jakmania berharap besar stadion itu bisa menjadi home basenya Persija, karena seharusnya memang seperti itu

Kelima,dari sebelum dibangun sampe proses pembangunan, kok ada saja masalah. Semoga stadion ini jadi saja dulu. Dan baru kita bisa menilai seperti apa ke depannya.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel