Heboh Tiang-tiang Listrik di Tengah Jalan Raya di Kosambi

·Bacaan 2 menit

VIVA – Perbaikan dan pelebaran Jalan Raya Prancis-Dadap dan Jalan Raya Selembaran, di Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang menuai keluhan dari warga setempat dan pengguna jalan.

Pasalnya, perbaikan dan pelebaran jalan milik Pemerintah Kabupaten Tangerang itu tidak dibarengi dengan proses pemindahan tiang listrik yang ada di sepanjang jalanan tersebut. Alhasil, beberapa tiang listrik pun masih berdiri kokoh di tengah jalan raya.

Masyarakat setempat pun merasa riskan bila melalui jalanan itu lantaran khawatir menabrak tiang, jika melintas di jalan itu.

Salah satunya diungkapnya Iwan, warga sekitar. Dia mengatakan, bila posisi tiang listrik itu sangat membahayakan. Ditambah jumlahnya ada banyak, mencapai kurang lebih 12 tiang listrik.

"Proyek pembangunan infrastrukturnya itu kan di dua jalur. Yang di Jalan Prancis sudah rampung sejak lama. Tapi puluhan tiang listrik belum dipindahkan," kata Iwan pada Kamis, 3 Juni 2021.

Dengan masih adanya tiang-tiang itu ditengah jalan. Alhasil, tetap membuat kondisi jalan macet.

"Ya, akibat keberadaan tiang-tiang itu, jalan seperti tidak berfungsi. Padahal ada dua ruas. Kalau benar-benar difungsikan, itu bisa melonggarkan titik kemacetan yang ada saat ini," ujarnya.

Sementara itu juru bicara PLN unit Banten Bermanto mengatakan, persoalan tiang listrik itu merupakan tanggung jawab dinas terkait yang melakukan pelebaran jalan yang berkoordinasi dengan PLN.

"Seingat saya, itu pelebaran jalan. Tetapi dinasnya tidak mau menanggung biaya pemindahan tiang dan kabel-kabelnya. Mestinya pemborong yang mengerjakan pekerjaan itu," ujar Bermanto.

Lanjutnya, pihak PLN tidak dapat dibebankan tanggung jawab pemindahan tiang itu karena menjadi bagian dari proyek pengerjaan pelebaran jalan itu.

"Mestinya semua orang juga tahu, kalau ada pembangunan harus perhitungkan biaya selain jalannya. Kan enggak mungkinpihak PLN serta merta yang menanggung beban biaya itu. Soalnya kalau pindahin tiang itu kan tidak hal sepele, karena beberapa kabel harus didata. Pastilah kalau tiang kita geser akan mengubah kabel ke beberapa rumah yang butuh biaya," ungkapnya.