Heboh! Video Cewek Sedang Mandi

Laporan Wartawan Bangka Pos, Aladhi

TRIBUNNEWS.COM,  BELITUNG - Warga Belitung digemparkan oleh peredaran video seorang wanita sedang mandi. Video berdurasi tiga menit 46 detik ini diambil menggunakan kamera handphone (HP) berjudul “The Krekutox” beredar luas dari handphone ke handphone. Video ini membuat heboh lantaran bahasa yang digunakan saat si gadis mengobrol dengan rekannya menggunakan bahasa Belitung.

Si gadis yang tidak mengenakan pakaian sepertinya tidak sadar saat aktivitasnya di dalam kamar mandi diabadikan dalam kamera. Obyek video  menggunakan kalung berwarna hitam dan liontin koin. Ia memiliki rambut dengan panjang di bawah bahu. Sebelum menggerai rambutnya, remaja tersebut mengikat rambutnya dan asyik memegang gayung untuk mengambil air dari bak mandi sambil tertawa.

Beredarnya video inilah mengundang prihatin berbagai pihak. Sekretaris LSM Mata Hati, Lukman mengatakan aktivitas pribadi seperti dalam video sebenarnya tak perlu didokumentasikan. Walaupun hanya untuk koleksi pribadi.

“Terkadang niatnya mungkin hanya untuk main-main saja atau koleksi pribadinya. Namun sekarang video tersebut sudah beredar, dan sudah menjadi konsumsi banyak orang, bahkan sudah menjadi pembicaraan masyarakat,” ungkap Lukman, Selasa (11/9/2012).

Untuk itulah Lukman mendukung pihak kepolisian untuk menulusuri sumber video tersebut. Dan menangkap pelaku yang mengedarkan video. Tujuannya memberikan efek jera terhadap pelaku penyebaran video tersebut.

“Tidak perlu saling menyalahkan dalam peristiwa ini. Sudah ini menjadi tugas bersama, baik itu dinas pendidikan bersama jajarannya, alim ulama, tokoh masyarakat dan orangtua. Polisi agar mengusut kasus ini,” ujar Lukman.

Menurut Lukman, munculnya video tersebut merupakan salah satu bentuk penyimpangan terhadap kemajuan tekologi. Hal ini membuktikan kemajuan teknologi yang tidak diiringi pendidikan moral dan akhlak.

“Kita harap ini merupakan kejadian terakhir di Kabupaten Belitung. Untuk menimbulkan efek jera, kita minta polisi segera mencari tahu keberadaan gadis pada video itu dan mencari tahu siapa yang pertama
menyebarkan video tersebut,” tandas Lukman.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.