Helikopter Latihan Milik Angkatan Udara Israel Kecelakaan, 2 Orang Tewas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Tel Aviv - Dua pilot militer Israel tewas dan seorang lainnya terluka dalam kecelakaan helikopter pada Senin (3/1) malam di lepas pantai Israel utara, kata militer negara tersebut.

Helikopter maritim "Atalef" jatuh ke Laut Mediterania di lepas pantai kota Haifa selama penerbangan pelatihan dengan seorang pengamat udara dan dua pilot helikopter di dalamnya, kata seorang juru bicara militer dalam sebuah pernyataan.

Seorang pengamat lalu lintas udara terluka sedang dan dikirim ke Rumah Sakit Rambam di Haifa, demikian dikutip dari laman Xinhua, Selasa (4/1/2021).

Dia "dalam kondisi stabil" dan dirawat karena hipotermia, kata Micky Halbertal, direktur Rumah Sakit Rambam kepada wartawan.

Kedua pilot Israel ditemukan setelah pencarian penyelamatan dan dinyatakan tewas "setelah upaya resusitasi yang ekstensif," kata pernyataan itu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penangguhan Penerbangan

Ilustrasi Helikopter (pixabay.com)
Ilustrasi Helikopter (pixabay.com)

Komandan Angkatan Udara Israel Amikam Norkin telah memerintahkan penangguhan penerbangan pelatihan serta penggunaan helikopter "Atalef".

Kantor berita Kan TV milik Israel melaporkan bahwa penyebab kecelakaan itu tampaknya adalah kegagalan teknis yang membuat helikopter itu terbakar.

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menulis di Twitter bahwa angkatan udara akan menyelidiki insiden itu untuk "menarik pelajaran yang diperlukan."

Infografis 6 Cara Efektif Hadapi Potensi Penularan COVID-19 Varian Omicron

Infografis 6 Cara Efektif Hadapi Potensi Penularan Covid-19 Varian Omicron. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 6 Cara Efektif Hadapi Potensi Penularan Covid-19 Varian Omicron. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel