Helikopter rombongan Gubernur mendarat darurat akibat cuaca ekstrem

Helikopter SNX Air Bis H 130 yang membawa rombongan Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw mendarat darurat di Alun-alun Aimas Kabupaten Sorong, Ahad (28/8) sore, akibat cuaca buruk.

Helikopter yang ditumpangi Gubernur Waterpauw dan rombongan berangkat dari Bandara Torea Kabupaten Fakfak sekitar pukul 12.30 WIT dengan tujuan Bandara Dominic Eduard Osok Kota Sorong.

"Namun, karena cuaca buruk sehingga mendarat darurat di alun-alun Aimas, ibukota kabupaten Sorong," kata Staf Ahli Gubernur Viky Abaidata di Sorong, Senin.

Dia menjelaskan bahwa rombongan Gubernur di antaranya Asisten II Sekda Papua Barat, Kabag Protokoer, dan ajudan Gubernur dengan Helikopter yang dikemudikan oleh Kapten Pilot Hendra dan Enginer Nindo.

Baca juga: Waterpauw tunjuk Melkias Werinussa pimpin penanganan bencana Sorong

Baca juga: Waterpauw ajak tiga penjabat kepala daerah rangkul elemen masyarakat

“Awalnya kami sudah ke Bandara Domine Eduard Osok Kota Sorong untuk menjemput rombongan saat itu hujan memang deras, namun kami mendapat info pendaratan berubah karena cuaca buruk dan kami yang menjemput, baik Bupati, Wali Kota langsung bergegas menuju Alun-alun Aimas Kabupaten Sorong, "ujarnya.

Setelah mendarat, Gubernur Waterpauw beserta rombongan beristirahat. Selanjutnya melakukan kunjungan kerja di wilayah Sorong.*

Baca juga: Waterpauw: Saya pakai pick up saat merintis Polda Papua Barat

Baca juga: Paulus Waterpauw: Prestasi laporan keuangan bukan ukuran pembangunan