Hendak Bertugas di Timor Leste, Suster Anastasia Vaksinasi Covid-19 di Kejari Sikka

·Bacaan 2 menit
Warga masyarakat sedang mendapatkan suntikan vaksinasi di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, (Liputan6.com/ Dionisius Wilibardus)
Warga masyarakat sedang mendapatkan suntikan vaksinasi di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka, (Liputan6.com/ Dionisius Wilibardus)

Liputan6.com, Sikka - Kejaksaan Negeri Sikka, NTT bekerja sama dengan Kodim 1603 Sikka dan TNI AL melalui Lanal Maumere melaksanakan vaksinasi massal .

Pelaksanaan vaksinasi berlangsung selama dua hari yakni hari Jumat (23/7/2021) dan Sabtu (24/7/2021) bertempat di halaman Kantor Kejari Sikka, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok Timur.

Vaksinasi massal Covid-19 ini sekaligus memperingati HUT Bhakti Adhyaksa ke 61 tanggal 22 Juli 2021, Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan vaksinasi Covid-19 bagi 500 warga dan pekerja public.

Kepala Kejaksaan Negeri Maumere, Fahmi mengatakan total 500 orang yang akan mendapatkan vaksinasi Covid-19 dibagi dalam dua hari. Pada tahap pertama, Jumat (23/7) akan diikuti 200 orang dan pada Sabtu (24/7) untuk 300 orang.

Vaksin Covid-19 yang digunakan yakni Sinovac, berasal dari Kodim 1603/Sikka sebanyak 10 vial untuk 100 orang dan dari Lanal Maumere sebanyak 40 vial untuk 400 orang.

“Sampai dengan saat ini belum ada penyediaan vaksin dari pemerintah. Yang dilakukan saat ini merupakan bentuk sinergitas antara Kejari Sikka, Kodim 1603 Sikka dan Lanal Maumere sebagai bentuk kerjasama untuk menyukseskan program pemerintah dan Jaksa Agung dalam mencegah penularan Covid-19,” katanya, usai meninjau vaksinasi Covid-19.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Operasional Kejari Sikka

Fahmi mengharapkan ada vaksin dari Satgas Covid-19. Saat ini pihaknya tidak memiliki vaksin dan apabila ada vaksin Covid-19 lagi maka akan dibuka lagi kegiatan vaksinasi.

"Peserta vaksin saat ini merupakan pelayan publik, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum, di mana pesertanya sudah didaftar terlebih dahulu," jelasnya.

Ia mengaku bekerja sama dengan Kodim 1603 Sikka, Lanal Maumere dan Polres Sikka dalam menjaga ketertiban demi mencegah tidak terjadinya kerumunan massa.

“Kita koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jangan sampai setelah vaksinasi pulangnya langsung isolasi mandiri,” ucapnya.

Fahmi menambahkan, meskipun pelaksanaan vaksinasi bertempat di halaman kantor Kejaksaan Negeri Sikka, namun pelayanan tetap berjalan seperti biasa seperti mengambil barang bukti, sidang dan lainnya.

Sementara Suster Anastasia, mengaku ingin sekali mendapatkan vaksin. Selain mencegah penularan, juga aturan bepergian harus menyertakan sertifikat vaksin Covid-19.

Dirinya mengaku hendak pindah tugas dari Maumere ke negara Timor Leste sehingga harus mengikuti vaskinasi Covid-19 terlebih dahulu.

“Seharusnya saya sudah mau ke Timor Leste tetapi karena baru vaksin Covid-19 maka ditunda hingga tanggal 25 Agustus nanti, setelah selesai mengikuti vaksinasi tahap kedua,” ucapnya.

Simak Juga Video Pilihan Berikut:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel