Hendak Diperiksa Terkait Kasus Korupsi, Pegawai Bapenda Semarang Hilang

Merdeka.com - Merdeka.com - Pegawai Bapenda Kota Semarang dikabarkan menghilang sejak Rabu 24 Agustus 2022 bernama Paulus Iwan Boedi Prasetyo. Dia seharusnya dimintai klarifikasi sebagai saksi kasus korupsi oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah.

"Sedang kita telusuri apakah hilang atau menghilang," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar saat ditemui di Polrestabes Semarang, Senin (5/9).

Selama ini polisi telah berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk pencarian Iwan. "Kita koordinasi dengan keluarga karena keluarga-lah yang tahu korban dan kebiasannya," ungkapnya.

Pada hari H menghilang tepatnya 25 Agustus 2022, korban telah terjadwal mendapat pemberitahuan dari kepolisian untuk pemeriksaan terhadap kasus tertentu.

"Tanggal 25 Agustus 2022 dia menghilang, tahu tidak tanggal 25 seharusnya dia ke mana? Harusnya dia menghadiri panggilan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) tindak pidana korupsi," jelasnya.

Meski begitu, sebelum menghilang pegawai tersebut tidak mempunyai riwayat kejahatan. Sebab sampai saat ini sudah 12 hari berlalu, Paulus Iwan belum ada kabar. "Kalau merasa tidak ada apa-apa mengapa menghilang," tuturnya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan aparat kepolisian tengah bekerja mendalami hilangnya PNS eselon IV tersebut. "Sampai hari ini belum ada info yang lebih detail," kata Hendi di Semarang, Senin (5/9).

Hendi mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kapolrestabes Semarang terkait pelacakan pegawainya yang hilang. "Kapolrestabes sudah mulai melakukan pendalaman dari pencarian telepon sudah dilakukan," jelasnya.

Sebelum dilaporkan hilang, bapak empat anak itu tidak menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan, baik kepada dirinya maupun rekan kantornya dan pihak keluarga.

"Dengan saya tidak ada (menunjukkan hal yang aneh) karena operasional kantor jauh dengan ruangan saya," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Iwan menghilang saat akan menjadi narasumber sebuah acara di Hotel Grasia Jalan Letjen Suparman Kota Semarang, Rabu (24/8).

Namun, saat perjalanan menggunakan sepeda motor dinas Vario bernomor polisi H 9799 RA, pegawai tersebut tidak kunjung menjadi pembicara. Dalam pelacakan, ayah empat anak itu terekam kamera pengawas atau CCTV di simpang tiga Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada pukul 07.00 WIB. [cob]